SuaraRiau.id - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) telah mencatat pencapaian gemilang dengan meraih tiga sertifikat ISO (International Organization for Standardization) secara bersamaan dalam bidang manajemen mutu, lingkungan, dan keselamatan kerja.
PT Sucofindo, lembaga sertifikasi terkemuka di Indonesia, menyerahkan sertifikat ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, dan ISO 45001:2018 kepada Direktur Utama PHR, Ruby Mulyawan, di Jakarta, Selasa (9/7/2024).
Dalam acara yang turut disaksikan Komisaris PT PHR, Susilo Widhyantoro, serta jajaran manajemen PHR, ketiga sertifikat ini menegaskan komitmen PHR dalam menjaga standar tinggi dalam operasi hulu migas di Wilayah Kerja (WK) Rokan.
Integrasi ketiga sistem manajemen ini menjadi fokus utama Gugus Tugas ISO Sistem Manajemen Terintegrasi (SMT), yang merupakan bagian integral dari upaya PHR dalam menerapkan Tata Kelola Perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).
Pencapaian ini tidak hanya memberikan pengakuan internasional kepada PHR, tetapi juga memantapkan pondasi Perusahaan pada berbagai aspek Management Control seperti GCG dan penilaian Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER KLHK).
"Terima kasih saya ucapkan atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pencapaian ini. Semoga sertifikasi ini semakin memacu kebanggaan seluruh pekerja untuk terus berkomitmen memenuhi target produksi migas sesuai target, bermutu, ramah lingkungan dan beroperasi dengan selamat," ujar Ruby Mulyawan.
Direktur Layanan Sumber Daya Alam PT Sucofindo Darwin Abas dalam sambutannya menyampaikan bahwa PHR telah berkomitmen menerapkan ISO SMT dalam rangka memenuhi kebutuhan bahkan melampaui harapan pemegang saham.
"Kami yakin perbaikan akan senantiasa dilakukan, perubahan akan terus diupayakan dan peningkatan akan terus berkelanjutan dalam berbagai lini pekerjaan. Suatu kebanggaan bagi Sucofindo untuk dipercaya mengawal sertifikasi ISO SMT ini," ujarnya.
Sertifikat ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu menjadi penegasan komitmen PHR WK Rokan dalam menghadirkan produk dan layanan berkualitas tinggi kepada pelanggan.
Baca Juga: CEOR Minas Disetujui, PHR Segera Tancap Gas Tingkatkan Produksi Blok Rokan
Sedangkan Sertifikat ISO 14001:2015 Sistem Manajemen Lingkungan mengesahkan komitmen PHR WK Rokan dalam meminimalisir dampak operasi terhadap lingkungan dan meningkatkan kinerja lingkungan secara berkelanjutan. Di sisi lain, sertifikat ISO 45001:2018 Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja membuktikan dedikasi PHR WK Rokan dalam menciptakan tempat kerja yang aman dan sehat bagi seluruh karyawan dan kontraktor.
Berita Terkait
-
Perkuat Keandalan Operasi dan Produksi Migas, PHR Resmikan Fasilitas EPF Libo GS
-
Pertamina Temukan Sumur Baru di Blok Rokan, Produksi Awal Tembus 2.035 Barel per Hari
-
PHR Kantongi Sertipikat Tanah 542 Hektare, Amankan Aset Negara demi Ketahanan Energi Nasional
-
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Raih 63 Penghargaan di Ajang ENSIA 2025
-
Link Lowongan Kerja BUMN Sucofindo, Terbuka untuk 35 Jurusan!
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Polda Riau Didesak Usut Dugaan Herri Pras Lecehkan UAS dan Ustaz Adi Hidayat
-
KPK Soroti 8 Area Rawan Korupsi di Siak, Bupati Afni Diberi Waktu Tiga Bulan
-
Profil Irjen Ahrie Sonta, Kadivkum Polri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden
-
Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus
-
Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH