SuaraRiau.id - Musibah tanah longsor terjadi di Parit Enam, Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pada Senin (8/7/2024) sekitar pukul 13.30 WIB.
Kepala BPBD Indragiri Hilir, R Arliansyah mengatakan pihaknya saat ini masih mendata keluarga yang terdampak longsor.
Hal itu juga untuk memastikan apakah ada warga yang menjadi korban dari tergerusnya rumah akibat longsor itu.
"Tim kita sedang melakukan pendataan. Kita belum bisa pastikan apakah ada korban jiwa. Tim kita juga masih fokus membantu evakuasi," kata Arliansyah.
Akibat tanah longsor tersebut, sejumlah rumah ikut tergerus ke sungai sementara belum diketahui apakah ada korban jiwa atau tidak.
Tidak hanya itu, akibat lomgsor tersebut, hampir separuh badan jalan yang berdekatan dengan lokasi longsor kini dalam keadaan retak-retak.
Akibatnya arus lalu lintas dari arah hulu menuju Kota Tembilahan hanya bisa menggunakan separuh badan jalan.
Dia mengungkapkan pihaknya beserta pihak terkait turut membantu proses evakuasi harta benda dari rumah-rumah yang masih bisa diselamatkan.
"Karena kondisi retak-retak, hampir separuh jalan. Makanya hanya sebagian jalan bisa digunakan. Apalagi lokasi jalan berdekatan dengan lokasi longsor," sebut Arliansyah.
Baca Juga: Balita Tewas Ditikam saat dalam Pangkuan Orangtuanya di Indragiri Hilir
Berita Terkait
-
Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor
-
Freeport Masih Tertatih, Produksi Tambang Baru Capai 65 Persen Sepanjang 2026
-
Rumah Warga di Benhil Jakpus Hancur Gegara Tanah Longsor, Begini Penampakannya
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Kondisi Bangunan Terdampak Longsor di Petamburan
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Sejarah Pacu Jalur, dari Alat Transportasi hingga Perayaan Ultah Ratu Belanda
-
BRI Perkuat Respons Pascagempa NTT dengan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Karhutla di Indragiri Hulu Capai 434 Hektare, Didominasi Gambut Ditanami Sawit
-
Asap dari Pelalawan ke Pekanbaru, Bikin Jarak Pandang Menurun
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya