SuaraRiau.id - Seorang warganet di Kota Pekanbaru menyindir perbaikan sejumlah ruas jalan, melalui sebuah video yang diunggah di media sosial @viralpekanbaru, Kamis (30/05/2024).
Video tersebut berlokasi di jalan menuju pintu masuk Bandara Sultan Syarif Kasim atau SSK II Pekanbaru.
Dalam video singkat itu, perekam menyebut pengerjaan perbaikan sejumlah ruas jalan digesa, lantaran Presiden Joko Widodo (Jokowi) hendak berkunjung ke Riau.
Dirinya juga menyebut bahwa para pekerja perbaikan jalan juga bekerja siang dan malam, demi mengejar waktu sebelum kedatangan Presiden Jokowi.
Sementara itu, di kolom caption, pengunggah juga meminta agar Presiden mencari rute yang tidak ditentukan oleh penyelenggara daerah, agar mengetahui kondisi jalan yang sesungguhnya.
Pengunggah juga menyampaikan bahwa warga Pekanbaru tengah menderita lantaran kondisi jalan yang rusak. Namun, menurutnya, masyarakat juga takjub atas perbaikan jalan yang bagai disulap jelang kedatangan Presiden.
"Sungguh tidak bisa diterima kondisi ini, dan sangat menyakitkan," tulisnya di kolom caption.
Unggahan ini lantas dibanjiri oleh komentar warganet. Banyak warganet yang menyampaikan sindiran serupa dengan perekam video. Salah satunya disampaikan oleh @eka***.
"Seketika jalanpun menjadi glowing melebihi wajah yg dikasih skincare," tulis @eka*** di kolom komentar.
Baca Juga: Pensiunan PTPN V Diduga Korban Pembunuhan, Polisi Pekanbaru Buru Orang Dekat
"Pak Bos mau datang Karyawannya pun terlihat sibuk. begitu lah potret pegawai PT.INDONESIA RAYA," timpal @joe***.
Banyak juga warganet yang mengharapkan hujan turun saat kedatangan Presiden Jokowi pada Jumat (31/5/2024) mendatang. Salah satu komentar dituliskan oleh @ken***.
"Artinya bg... Mmg harus rutin sebulan 2 kali datang ke pku nih... Biar banyak perbaikan... Lebih bagus lagi pas lg hujan sederas2nya," ujarnya.
"Hujan lebat biar tau pak jokowi banjir tu jalan sudirman dan jalan lainnya," imbuh @lav***.
Seperti diketahui, Presiden Jokowi dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Riau selama dua hari pada 31 Mei hingga 1 Juni 2024 mendatang.
Hari pertama, Presiden dijadwalkan meresmikan Jalan Tol Bangkinang-13 Koto Kampar dan IPAL di Pekanbaru. Pada hari kedua, Presiden akan menghadiri upacara Hari Lahir Pancasila tingkat Nasional di Kota Dumai, tepatnya di Lapangan Garuda Kompleks Pertamina Hulu Rokan (PHR).
Kontributor : Anggun Alifah
Berita Terkait
-
Bak Bumi dan Langit! Pickup Impor Koperasi Merah Putih vs Esemka Kebanggaan Jokowi Mending Mana?
-
Jokowi Lempar Bola Panas, Mungkinkah KPK Kembali Sakti?
-
Eros Djarot: Indonesia Terjebak Lingkaran Setan, Fondasi Bangsa Bobrok!
-
Misteri di Balik Jas Hitam Jokowi di India: Bawa Jas, Kenapa Tangan Kiri Tertutup?
-
Survei Indekstat: Pengangguran Masih Jadi PR Utama Pemerintah Sejak Era Jokowi
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mahasiswi Dibacok, DPR Desak Evaluasi Keamanan Kampus UIN Suska Riau
-
Pembacokan Mahasiswi UIN Suska: Cinta Bertepuk Sebelah Tangan, Terpikat Sejak Sama-sama KKN!
-
3 Fakta Baru Mahasiswa Bacok Mahasiswi UIN Suska: Asah Kapak dan Parang, Niat Aniaya Sejak 2025!
-
Viral Kronologi Pembacokan di UIN Suska Riau, Dari Niat Baik Berujung Obsesi Mematikan
-
Tutup Tahun 2025, BRI Cetak Laba Rp57,132 Triliun dan Komitmen Dukung Asta Cita Pemerintah