SuaraRiau.id - Sebanyak 4.942 jamaah calon haji (JCH) Riau yang tergabung dalam 11 kloter tercatat sudah berangkat ke Tanah Suci, Madinah.
Plt Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) Riau Muliardi menyatakan JCH masing-masing berasal dari 9 kloter berangkat gelombang pertama dan dua kloter pada gelombang kedua melalui Embarkasi Haji Batam.
"4.942 JCH Riau itu termasuk pada Sabtu (25/5/2024) yang berangkat ke Madinah Kloter BTH-13 asal Bengkalis sebanyak 416 jamaah dan Rokan Hulu sebanyak 26 jamaah, didampingi 3 petugas haji daerah dan 5 orang petugas kloter," kata Muliardi, Sabtu (25/5/2024).
Dia pun berharap selama menjalankan ibadah, jamaah haji Riau tersebut berada dalam keadaan sehat dan senantiasa diridhoi Allah SWT.
Berdasarkan data, 5 CH Riau yang dirawat di RS Awal Bros Botania Batam dan Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam (RS BP Batam) serta terdapat satu jamah yang dipulangkan ke daerah asal karena sakit atas nama Suwodo Kusnan Suro Truno (82) asal Pelalawan.
"Berdasarkan surat Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Bidang Kesehatan Embarkasi Haji Batam 1445 H/2024 M terdapat satu orang jamaah Riau yang dinyatakan tidak memenuhi syarat laik terbang sehingga yang bersangkutan dibatalkan keberangkatannya," katanya.
Sedangkan jamaah yang sakit dan tertunda keberangkatannya akan ditumpangkan pada Kloter berikutnya yang tersedia tempat duduk.
Jamaah yang dirawat di RS Batam adalah Nurhudar Nurdin Husin (65) asal Kabupaten Bengkalis tergabung dalam Kloter BTH-13, Zaibun Binti Hamid (59) pendamping Nurhudar asal Kabupaten Bengkalis tergabung dalam BTH-13, Suroso Bin Taman Ngadi (81) asal Kabupaten Pelalawan tergabung dalam BTH-12, Jarni Karim (65) asal Kabuapaten Pelalawan tergabung dalam BTH-12.
Selain itu Nuriah Sitan (64) Pendamping Jarni Karim asal Kabupaten Pelalawan tergabung dalam BTH-12, Solihin Atang Sanusi (43) asal Kabupaten Rokan Hulu tergabung dalam BTH-08, Nurbaiti Saimun Manik (43) Pendamping Solihin asal Kabupaten Rokan Hulu tergabung dalam Kloter BTH-08, Kinaris Awaludin Tengku (80) asal Indragiri Hilir tergabung dalam BTH-07.
Kemenag Riau mencatat bahwa 5.318 JCH Riau berangkat dalam dua gelombang yakni pertama dari tanah air menuju Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) di Madinah mulai 12-23 Mei 2024.
Sebanyak 5.318 jamaah calon haji Provinsi Riau tergabung dengan Embarkasi Haji Batam (BTH). Jamaah Riau tidak lagi menggunakan Embarkasi Haji Antara Riau. (Antara)
Berita Terkait
-
Praperadilan Ditolak, Yaqut Cholil Qoumas Tetap Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji
-
Mahfud MD Heran Gus Yaqut Jadi Tersangka: Kuota Haji Itu Bukan Kerugian Negara!
-
Tiba di Arab Saudi, Penyidik KPK Bersiap Usut Dugaan 'Permainan' Kuota Haji di Tanah Suci
-
KPK Beberkan Biang Kerok Penyidikan Korupsi Kuota Haji Berlarut-larut, Ternyata Ini Alasannya
-
KPK Dalami Dugaan Penyimpangan Kuota Haji, Ketua Koperasi Amphuri Bangkut Melayani Diperiksa
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Dari Earth Hour ke Aksi Nyata, Inilah Komitmen Berkelanjutan BRI
-
Kampung Koboi Jadi Ikon Transformasi Desa Tugu Selatan Bersama BRI Desa BRILiaN
-
BRI Hadirkan Fitur Pesan Obat di BRImo, Kolaborasi Praktis dengan Apotek K-24
-
Desa Manemeng Perkuat Ekosistem Ekonomi Kerakyatan melalui Program Desa BRILiaN
-
Berkat Program Desa BRILiaN, Desa Sumowono Mampu Kelola BUMDes dan Buka Lapangan Kerja