SuaraRiau.id - Cekcok antara juru parkir (jukir) dengan pengendara di Jalan Belimbing, Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru, Minggu (28/4/2024) ternyata berbuntut panjang.
Tukang parkir tersebut akhirnya dipecat setelah UPT Perparkiran Dinas Perhubungan Pekanbaru berkoordinasi dengan pihak perusahaan penyedia jasa parkir.
"Kami tindak setelah mendapat laporan dari masyarakat. Tim dari UPT sudah turun ke lapangan melakukan pengecekan," terang Kepala UPT Perparkiran Dinas Perhubungan Pekanbaru Radinal Munandar, Senin (29/4)
Radinal menyampaikan, pihaknya mendapat laporan terkait oknum petugas parkir itu lantaran tak memberikan pelayanan dengan baik kepada pengendara yang menggunakan jasanya.
Tim UPT pun langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan usai mendapatkan laporan tersebut.
"Jukir yang bermasalah sudah dipecat dan digantikan yang baru," ungkapnya.
Radinal juga memberikan imbauan kepada juru parkir agar memahami tupoksinya dengan memberikan pelayanan secara baik kepada pengendara. Tak hanya itu, tukang parkir harus melengkapi atribut saat sedang bertugas seperti rompi, tanda pengenal, hingga karcis parkir.
Diketahui, seorang juru parkir minimarket Jalan Belimbing Kecamatan Marpoyan Damai memaksa pengendara untuk membayar parkir hingga mengancamnya. Peristiwa ini kemudian viral di media sosial.
Dalam unggahan akun Instagram, dinarasikan bahwa pengendara berhenti jauh dari samping Alfamart, Jalan Belimbing. Pengendara berhenti bersama anak semantara istrinya pergi ambil uang di ATM dalam Alfamart.
Namun, juru parkir memanggil pengendara untuk parkir. Pengendara lalu menyampaikan bahwa dirinya tidak ingin parkir karena hanya ambil uang saja.
Penjelasan pengendara itu dibalas marah-marah juru parkir hingga mengeluarkan umpatan. Dengan sesumbar, tukang parkir ini menyebut bahwa parkir di toko tersebut semua tanggung jawabnya dan bahkan semua orang wajib bayar parkir.
Tag
Berita Terkait
-
Local Media Community Pekanbaru Bahas Tantangan Media di Era Digital
-
21 Kantong Parkir Disiapkan, Tarif Rp8 Transportasi Umum Jakarta di Hari Kemerdekaan
-
Mobil Terjemur Terik Matahari, Bagian Apa yang Perlu Jadi Sorotan?
-
Jamin Parkir Konser Maroon 5 di JIS, Pramono: Mau 5 Ribu Mobil pun Bisa!
-
Parkir Ngepruk di Solo: Mengapa Masalah Parkir Liar Tak Akan Hilang Hanya dengan Dibina
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Siap Perkuat Ekosistem Bank Emas Indonesia Bersama Pegadaian
-
Kelola Keuangan Bisnis dalam Satu Platform, BRI Perkenalkan Qlola New Skin
-
Pemotong Rumput asal Perawang Siak Bobol Sistem Keamanan NASA
-
Kabut Asap Karhutla: 376 Kasus ISPA di Pekanbaru Sejak Agustus 2026
-
Karhutla di Pelalawan Capai 300 Hektare, Indragiri Hulu Lebih Luas