SuaraRiau.id - Sebanyak 5 orang menyatakan masuk Islam di Masjid Agung Annur Pekanbaru, Jumat (26/4/2024). Prosesi persyahadatan kali ini berbeda dari biasanya karena, empat di antaranya adalah dua ibu dan anaknya.
Kelima mualaf itu adalah Libertini Zalukhu, Asih Sunarsih, Stewart Mesakh Erlely, Herlyna Meita dan Natalia Zai. Sebelum bersyahadat, lima orang ini diminta berbagi cerita dan alasan mereka memilih Islam.
Libertini Zalukhu
Dengan nada gemetar, perempuan berusia 46 tahun ini mengaku pernah menikah dan saat ini sudah berstatus cerai hidup.
"Saya ingin menikah lagi dan ingin ikut calon yang saat ini beragama Islam. Semoga ini jalannya," kata perempuan tersebut.
Ibu Asih dan anaknya, Stewart
Seorang ibu rumah tangga (IRT) dan anak laki-lakinya Stewart Mesakh Erlely (12) memutuskan masuk Islam. Keduanya mengaku masuk Islam karena diminta dan diarahkan sang ibu yang sebelumnya sudah terlebih dahulu beragama Islam.
"Kami diajari dan diminta ibu yang juga nenek Stewart memeluk Islam dan setelah kami cari tahu Islam itu memang indah," jelasnya.
Herlyna Meita dan anaknya, Natalia Zai
Berselang setengah jam usai ketiga mualaf bersyahadat, Herlyna Meita dan Natalia Zai yang juga merupakan ibu dan anak mengaku datang dari Air Hitam dan minta maaf karena terlambat.
"Saya adalah seorang buruh harian lepas, kakak saya mualaf dan saya banyak belajar darinya. Tak hanya itu, berkali-kali saya dibantu oleh teman-teman dan kenalan beragama Islam," ujar Herlyna Meita.
"Setelah saya cari tahu kebaikaan itulah yang diajarkan Islam dan hati saya terketuk memeluk Islam. Saat saya ajak anak ia juga mengaku juga ingin masuk Islam," sambungnya.
Usai mendengar pengakuan, para mualaf langsung dibimbing bersyahadat dan berikrar secara berganti. Meski terbata-bata, semua mualaf suskes melafalkan syahdat dan sah masuk Islam.
Kepada para mualaf Ustaz Rubianto berpesan agar istiqamah dan senantiasa belajar ilmu-ilmu Islam serta jangan pernah meninggalkan salat lima waktu.
"Selanjutnya, tetaplah patuh dan taat kepada kedua orangtua meski berbeda agama kecuali disuruh murtad dan kembali kepada agama sebelumnya," jelasnya.
Terakhir, para mualaf mendapat bingkisan peralatan salat dari Mualaf Center Riau.
Kontributor: Rahmat Zikri
Berita Terkait
-
Apakah Boleh Jadi Mualaf karena Menikah? Begini Hukumnya dalam Islam
-
Jennifer Coppen Jadi Sorotan, Apa Pahala Mengajak Orang Masuk Islam?
-
Justin Hubner Resmi Mualaf Jelang Nikahi Jennifer Coppen
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Sold Out, 15.080 Pelari Siap Ramaikan Pekanbaru
-
Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
Terkini
-
Senat Tetapkan Bakal Calon Rektor Unri Periode 2026-2030, Ini Daftar Namanya
-
Mahasiswa Unri Kritik Prabowo-Gibran: Pemerintah Gagal, Ekonomi Tidak Baik-baik Saja
-
Harga Sawit Swadaya Riau Merangkak Naik Imbas CPO Menguat
-
Sadis! Pria Bacok Istri Siri hingga Tewas di Kawasan Taman Wisata Dumai
-
Kenaikan Pertamax Bisa Picu Penurunan Daya Beli Masyarakat Pekanbaru