SuaraRiau.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru menegaskan bahwa juru parkir (jukir) harus bekerja sesuai dengan standar pelayanan minimal (SPM) yang telah ditetapkan. Hal ini guna memberi layanan yang baik kepada pengendara.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perparkiran, Dishub Kota Pekanbaru, Radinal Munandar menjelaskan, petugas parkir diminta melakukan 3S yakni senyum, salam dan sapa.
"Kami juga minta para jukir melakukan senyum, salam, dan sapa (3S) dalam menjalankan tugasnya di lapangan. Jukir harus memberikan pelayanan secara baik kepada pengendara yang menggunakan jasa mereka," katanya dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Selasa (16/4/2024).
Radinal mengklaim pihaknya rutin memberikan pembekalan terhadap tukang parkir yang bertugas di lapangan. Apalagi, para jukir sudah dilengkapi buku saku terkait pemberian layanan.
"Para jukir di lapangan menyambut pengendara yang datang, mengantarkan ke ruang parkir, memberi karcis, dan mengantarkan pengendara keluar ruang parkir menuju jalan," tuturnya.
Radinal pun tak menampik jika masih ada aktivitas juru parkir liar yang meresahkan masyarakat Kota Pekanbaru. Mereka kerap menarik retribusi parkir lebih besar dari ketetapan dan tanpa pelayanan parkir yang semestinya.
Radinal menyebut Dishub baru-baru ini mengamankan jukir liar yang melakukan kutipan tanpa mengenakan atribut lengkap. Oknum jukir tersebut nekat mengutip parkir di tepi jalan dekat Mal SKA.
"Setelah mendapat laporan dari masyarakat, kami langsung mencari oknum jukir tersebut. Kami amankan dan bawa ke kantor," kata Radinal.
Dirinya menyebut, pihaknya terus berupaya meningkatkan pengawasan. Masyarakat juga bisa melakukan pengaduan melalui Facebook, Twitter, dan juga ada nomor kontak pengaduan yakni di nomor 081266397770.
"Jika menemukan oknum jukir nakal, masyarakat bisa melaporkan ke akun Instagram uptperparkiran," katanya mengingatkan.
Tag
Berita Terkait
-
Ubah Area Parkir Jadi Ruang Publik, Sanur Dorong Jalan Ramah Anak
-
Kronologi Ribut Sesama Anggota DPRD Pekanbaru di Bandara Soetta yang Kini Dibidik Polisi
-
Dua Anggota DPRD Pekanbaru Ribut Saling Cekik di Bandara Soetta, Polisi Kantongi Bukti CCTV
-
LEPAS Pamerkan Fitur Parkir Otomatis dan Daya Listrik V2L di Tiongkok
-
Ironi Pajak di Indonesia: Pengusaha Diperas Aturan, Parkir Liar Malah Bebas Pungutan?
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla
-
Bisnis Makin Dinamis, BRI Hadirkan Kemudahan Finansial Lewat Qlola Mobile
-
Sambut Sumpah Pemuda, BRI Tebar Promo Spesial untuk Nasabah
-
Polisi Bunuh Ibu Kandung: Dinas di Biddokkes Polda Riau, Punya Riwayat Kontrol di RSJ
-
Kapolda Riau Ungkap Polisi Idap Skizofrenia Masih Dinas, Kini Diduga Bunuh Ibu Kandung