SuaraRiau.id - Umat Islam tengah menjalani ibadah puasa Ramadan saat ini. Puasa sangat erat kaitannya dengan kesehatan, kesehatan jasmani maupun rohani.
Berdasarkan hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah ra, Rasuullah SAW pernah bersabda yang artinya: Berperanglah niscaya kalian akan mendapatkan harta rampasan, berpuasalah maka kalian akan sehat, dan bersafarlah maka kalian akan kaya (HR At-Thabarani).
Setelah diteliti para ilmuwan, yang disampaikan Rasulullah sekitar 1400 tahun yang lalu terbukti kebenarannya. Berpuasa sangat berpengaruh besar bagi kesehatan.
Mengutip laman nu.or.id, di antara manfaat puasa yakni dengan tidak makan dan tidak minum dari terbit fajar (sahur) sampai terbenam matahari (berbuka), maka organ tubuh seperti usus dan perut akan mendapatkan fase istirahat.
Dengan begitu dapat membantu detoksifikasi atau biasa disebut dengan pengeluaran racun dari dalam tubuh. Jika orang sering berpuasa, maka racun yang ada dalam tubuh akan banyak yang keluar sehingga akan lebih sehat.
Puasa juga dapat mengurangi kadar lemak tubuh, yang mana bila kelebihan lemak maka tubuh rawan terkena penyakit. Hal itu diamati, bila orang gemuk, maka akan gampang terkena penyakit.
Oleh karena itu, pola makan perlu diperhatikan, di antaranya dengan sering berpuasa, agar tidak kelebihan lemak sehingga tidak gampang terkena penyakit. Rasa lapar saat berpuasa dapat mendukung sel-sel inti dalam tubuh untuk memproduksi sel darah putih baru, yang dapat digunakan untuk melawan infeksi.
Bila seseorang sedang mengalami luka, baik luka bakar, luka sayat, luka ringan ataupun luka berat, maka akan menimbulkan infeksi, dan rasa sakit sebab infeksi akan menyebar ke tubuh yang lain. Dengan berpuasa, infeksi yang ada dalam tubuh akan mati dengan sendirinya.
Puasa dapat memberikan manfaat dalam merestart sistem kerja tubuh, sehingga menjadikannya lebih sehat. Tubuh ibarat HP yang juga restart agar tidak lemot.
Begitu juga orang berpuasa, sejatinya sedang menginstal ulang atau me-restart tubuh agar tidak lemot, sehingga semangat dalam menjalankan ibadah.
Berita Terkait
-
Puasa Syawal 2025 Sampai Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Keutamaannya
-
Niat Puasa Syawal Boleh Siang Hari? Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini!
-
Hukum Qadha Puasa Ramadan di Hari Jumat, Boleh atau Tidak?
-
Puasa Sunah Syawal dan Ganti Puasa Ramadan, Mana yang Harus Didahulukan?
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Tulisan Arab dan Latin: Jangan Sampai Keliru!
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Rumah Didatangi Gubri Wahid, Syamsuar Ngomongin 'Dua Matahari'
-
Harga Sayuran di Pekanbaru Naik 3 Kali Lipat, Cabai Tembus Rp120.000 usai Lebaran
-
Gubri Wahid Siap Lantik Afni dan Syamsurizal Jadi Bupati-Wakil Bupati Siak
-
Tiket Bus Arus Balik di Terminal Pekanbaru Habis Terjual, Kebanyakan ke Jawa
-
Silaturahmi ke Rumah Syamsuar, Gubri Wahid: Saya Minta Tunjuk Ajar