SuaraRiau.id - Polsek Tapung bersama Tim Jatanras Polres Kampar akhirnya membekuk tiga pria yang melakukan pencurian di Pesantren Yayasan Al Soleha Abidin. Ketiga tersangka diamankan di rumahnya masing-masing, Rabu (13/3/2024).
Ketiga pelaku berinisial IW (27), SI (30), dan KE (21) membobol pesantren yang terletak Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung dan membawa sejumlah barang pada Kamis (8/2/2024) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kapolsek Tapung Kompol Nursyafniati menuturkan jika awalnya kejadian itu dilaporkan Guru Yayasan yaitu Bisri Mustafa yang menemukan kabel milik pesantren hilang.
"Selanjutnya, pelapor langsung setelah memberi tahu pemilik yayasan serta ketua RT setempat untuk melihat kejadian tersebut, kemudian pelapor beserta ketua RT dan pemilik Yayasan mengecek apa saja yang hilang," katanya.
Ternyata, pemilik yayasan mendapati sejumlah barang hilang di antaranya 5 besi pagar utama, 2 pintu besi, 12 pintu kelas, 2 pintu kantor, 2 wastafel kamar mandi, 6 pintu aluminium kamar mandi, mesin air merk Shimizu, tangki air 2.000 liter, 5 kipas angin dinding, 3 mix speaker, pengeras suara, kabel bawah tanah 80 Meter, 16 batang paralon, kabel instalasi listrik sebanyak 20 titik dan 2 wastafel cuci piring.
"Atas kejadian tersebut, pelapor mengaku mengalami kerugian Rp100 juta," ujar Nursyafniati.
Berdasarkan interogasi yang dilakukan terhadap pelaku, mereka mengakui perbuatanya telah melakukan pencurian terhadap barang-barang milik yayasan.
"Kemudian mengangkut barang-barang yayasan menggunakan mobil merk Mitsubishi L300 Nopol BM 9358 FK," terang Kapolsek.
Para pelaku bersama barang bukti dibawa ke Mapolsek Tapung guna penyidikan lebih lanjut. ketiga pencuri tersebut dijerat dengan pasal 363 KUHPidana.
Berita Terkait
-
Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok
-
Ibu Santri di Lombok Tengah: Anak Saya ke Pesantren untuk Belajar Agama, Bukan Dibakar Hidup-Hidup
-
Tangis Pecah di DPR, Ibu Santri Korban Pembakaran Ungkap Ancaman Sebelum Anaknya Tewas
-
Menag Perketat Syarat Jadi Kyai dan Pesantren Usai Marak Kasus Pelecehan
-
Santri Korban Pembakaran di Ponpes Lombok Alami Trauma Berat, Sering Teriak dan Halusinasi
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Pulang dari Malaysia, Eks PMI Asal Indramayu Sukses Bangun UMKM Berkat Dukungan BRI
-
Cekcok saat Rapat, 2 Pentolan Golkar Riau Ditantang Duel di Atas Ring Tinju
-
Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD
-
Pemuda Standing Motor Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai Kampar
-
Dari Medan Berlumpur hingga Desa Terpencil, Mantri BRI Hadir Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan