SuaraRiau.id - Pria bernama Zainudin (56) meninggal dunia dalam kebakaran rumah di Jalan Lintas Dumai- Sungai Pakning Desa Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Bengkalis, Senin (4/3/2024) sekitar pukul 23.30 WIB.
Rumah kayu tersebut dihuni enam orang yakni korban, istri, dua anak perempuan dan dua anak laki-laki.
Kapolsek Bukit Batu Kompol Rifendi menyatakan bahwa korban yang merupakan kepala keluarga tersebut meninggal dunia akibat luka bakar di sekujur tubuh.
"Diduga kebakaran rumah akibat arus pendek," ujar Kapolsek dikutip dari Antara, Selasa (5/3/2024).
Rifendi mengungkapkan kronologi insiden maut itu. Pada malam kejadian, anak korban melihat api dari salah satu kabel yang dialiri listrik dan kemudian membakar pakaian beserta kain yang ada di dalam rumah tersebut.
"Dengan cepat api membesar membakar rumah kayu beserta isinya yang ada di dalam rumah tersebut," katanya.
Melihat kobaran api yang cukup besar, istri korban berusaha membangunkan keluarganya untuk segera menyelamatkan diri keluar dari rumah.
Namun berselang beberapa waktu tanpa disadari oleh keluarga, korban masuk ke dalam rumah dengan kondisi api sudah membakar seluruh bangunan rumah tersebut dengan tujuan untuk mengambil sesuatu.
"Mengetahui kejadian tersebut pihak keluarga mencoba masuk dan menyelamatkan korban dan menemui korban dalam kondisi lemas dengan keadaan luka bakar sekujur tubuh," tutur Rifendi.
Melihat kondisi korban yang tidak berdaya, keluarga bersama warga membawa korban ke Rumah Sakit Kota Dumai menggunakan ambulans, akan tetapi dalam perjalanan korban menghembuskan nafas terakhir.
Menurut Kapolsek Rifendi, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan diduga akibat arus pendek listrik.
Sedangkan kerugian dari kejadian itu ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, perabotan beserta barang elektronik dan dua unit sepeda motor ludes dilalap api. (Antara)
Berita Terkait
-
Api Berkobar Saat Warga Terlelap, Lima Rumah di Pisangan Baru Ludes
-
Menggugat Pendekatan Reaktif Pemerintah Atasi Karhutla
-
Miris! Potret Upacara HUT RI di Tengah Kepungan Karhutla Sumsel
-
Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?
-
Bahaya Maut Di Balik Karhutla, Ketika Asap Bisa Jadi Mesin Pembunuh Diam-diam
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut
-
Buronan Dugaan Korupsi Terminal Barang Dumai Ditangkap Kejagung di Aceh
-
Wacana Tol Pekanbaru-Kuansing, Hubungkan Riau dengan Sumbar
-
Rumah Sakit di Pekanbaru Dilarang Bedakan Pelayanan Pasien BPJS dan non-BPJS
-
Resmi Dibuka Plt Gubri, Pacu Jalur 2026 Kuansing Hadirkan Dwibahasa