Eko Faizin
Minggu, 03 Maret 2024 | 21:29 WIB
Ilustrasi jalan rusak. [Freepik]

SuaraRiau.id - Pemprov Riau segera memperbaiki 16 ruas jalan rusak di Pekanbaru. Namun sebelum perbaikan, terlebih dahulu dilakukan pembersihan parit atau drainase, dan akan ada perbaikan sehingga perlu dilakukan pembongkaran. 

Pj Gubernur Riau SF Hariyanto meminta maaf jika dalam perbaikan nantinya akan sedikit mengganggu aktivitas masyarakat, terutama bagi pelaku usaha yang ada di sekitar 16 ruas jalan rusak itu. 

"Kita mohon dukungannya dan mohon maaf jika nanti dalam pelaksanaannya toko-toko dan pedagang-pedagang yang ada di sekitar perbaikan ruas jalan rusak, terganggu," ujarnya, Sabtu (2/3/2024). 

Meski demikian, semua itu dilakukan untuk kepentingan dan kebaikan masyarakat Riau, khususnya warga Pekanbaru. 

SF Hariyanto pun meminta Pemkot Pekanbaru menyurati pemilik toko dan pedagang untuk mendukung pelebaran dan pembersihan parit-parit. 

Menurutnya, perbaikan jalan rusak tersebut harus segera dilakukan sebab Kota Pekanbaru merupakan cerminan Riau. 

"16 ruas jalan akan kita ambil alih dan ini menjadi tanggung jawab provinsi, bantuan dari kota juga juga kita butuhkan untuk pembersihan parit-parit yang ada di sekitarnya," ungkap SF Hariyanto.

Dia pun menyatakan akan segera menggelar rapat pada bulan ini bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) guna membahas pergeseran anggaran tahap pertama yang nantinya digunakan untuk memperbaiki jalan rusak yang ada di kota Pekanbaru.

Diketahui, adapun 16 ruas jalan yang diperbaiki di antaranya adalah Jalan Cut Nyak Dien, Jalan Ahmad Yani, Jalan M Yamin, Jalan Insinyur Haji Juanda, Jalan Adi Sucipto, Jalan Kertama, Jalan Teropong, Jalan Cipta Karya dan Jalan Imam Bonjol.

Kemudian, Jalan Datuk Setia Maharaja, Jalan Pesantren, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Sultan Syarif Kasim, Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Diponegoro, Jalan Pattimura.

Load More