SuaraRiau.id - Seorang warganet mengeluhkan mahalnya harga durian di Kota Pekanbaru. Curhatan ini disampaikan kepada akun media sosial @pkucity melalui pesan langsung Instagram dan diunggah oleh @pkucity pada Sabtu (17/2/2024).
Pelanggan tersebut tak menyebutkan nama dan lokasi lapak durian yang dimaksud. Ia hanya menampilkan bon pembelian buah durian tersebut.
Warganet ini membagikan nota pembayaran saat dirinya dan keluarga membeli durian di sebuah lapak. Dalam nota itu tertulis tagihan sebesar Rp840 ribu untuk 5 buah durian, 1 porsi ketan dan 2 buah lemang.
Harga yang dikenakan kepada pelanggan berkisar antara Rp135 ribu hingga Rp200 ribu untuk satu buah durian. Sedangkan untuk seporsi ketan adalah Rp10 ribu dan seporsi lemang Rp5 ribu.
Netizen yang mengirimkan ceritanya tersebut mengaku bahwa sebelumnya pernah membeli durian di tempat yang sama sebanyak dua kali. Saat itu dirinya dikenakan tarif normal, lantaran menanyakan harga durian saat pertama kali datang.
Kedua pengalaman ini membuatnya memilih lapak yang sama untuk ketiga kalinya. Namun, kali ini dia tidak menanyakan dahulu harga durian yang hendak dipesannya.
Saat hendak membayar sejumlah durian yang telah disantapnya, pengirim cerita mengaku kaget dengan nota yang diterimanya. Menurutnya, harga yang ditetapkan sangat tidak wajar.
"Harganya sangat tidak wajar, duriannya pun durian lokal bukan durian monthong dan sejenisnya. Bisa dilihat harga durian di nota di atas," ujarnya.
Dirinya mengaku juga sempat protes terhadap penjual atas harga yang tertulis di nota tersebut. Namun, penjual tetap ngotot dan tak mau mengurangi harganya. Sehingga, mau tak mau pelanggan tersebut harus membayarnya.
Banyak juga warganet yang mengaku mengalami pengalaman serupa di kolom komentar. Salah satunya disampaikan oleh @ram***.
"Pengalaman juga min , aku pun gitu juga , awal makan sana murah harga nya karna nanya, ke sana lagi marn duduk , naudzubillah minzalik harga nya, tasirok darah wak caliak haraho nyo min," tulisnya di kolom komentar.
"Iya parah bgt yg jual durian, pernah kena juga 400an padahal cuma makan 4 durian dan itu gak semuanya bagus, harusnya konsumen di jelaskan gimana cara pesannya, ini baru datang langsung disuruh duduk, baru aja mau duduk duriannya langsung datang, coba aja dulu buk nnti bisa di tukar, la kita gak ngerti kan kirain kalau udah di makan sebiji ya udah di beli 1 buah itu, sempat protes karena ada yg busuk sama yg mengkal, akhirnya dikasih lagi durian kecil utk di bawa pulang,, setelah itu kapok bgt, asal mau makan durian di fix kan dulu harganya sama yg jual, baru duduk ke kursinya," timpal @rez***.
"Kemarin makan di jalan arifin juga sama. 2 buah durian lokal Rp350.000. Sama kejadiannya, baru datang mau tanya harga dan pilih durian langsung disuruh duduk aja. Selesai makan pas bayar terkejut dong… sunggur luar biasa," imbuh @fan***.
Kontributor : Anggun Alifah
Berita Terkait
-
Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Sold Out, 15.080 Pelari Siap Ramaikan Pekanbaru
-
Komplotan Maling Durian Diarak Warga Sambil Bawa Barang Curian, Videonya Viral
-
Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan
-
Mencicipi Autentisitas Jambi, Sensasi Asam Pedas Tempoyak Ikan
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Seret Kemenhut, KPK Dalami Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung Bupati Kuansing
-
Abdul Wahid Dituntut Lebih Berat, Jaksa KPK Beberkan Alasannya
-
Program AURA BRI Peduli Perkuat Usaha Kelompok Wanita Pengolah Pala di Bogor
-
Suhardiman Amby Kasih Amplop ke Raja Juli, Ketua DPRD Kuansing Pengepul Uangnya
-
Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli Disebut Berisi 12.000 Dolar Singapura