SuaraRiau.id - Kabar memilukan untuk demokrasi Indonesia datang dari Rumah Tahanan (Rutan) Sialangbungkuk, Kota Pekanbaru. Sebanyak 1.763 narapidana (napi) dipastikan tidak bisa mengikuti Pemilu tahun ini, Rabu (14/2/2024).
Jumlah itu diungkap Kepala Rutan Sialangbungkuk Pekanbaru, Erwin Saleh Siregar kepada awak media di sela-sela proses pencoblosan.
Erwin mengatakan ada dua TPS yang pelaksanakan pemungutan suara di Rutan yaitu TPS 901 dan 902.
"Total warga binaan per hari ini yaitu 1.913 orang, dari jumlah itu hanya 150 yang bisa nyoblos," katanya.
Erwin mengungkapkan, terbentur aturan menjadi permasalahan utama yang mengakibatkan para warga binaan tidak bisa nyoblos. Aturan yang dimaksud seperti tidak adanya kartu identitas dan dokumen lain seperti yang disyaratkan KPU.
"Dari 150 itu sebanyak 105 masuk sebagai DPT dan 45 DPTB. Tidak semua warga binaan berasal dari Pekanbaru," ungkapnya.
Erwin mengungkapkan bahwa selama proses jelang Pemilu, pihaknya sudah berupaya mencarikan solusi seperti berkoodinasi dengan pihak-pihak terkait hingga meminta KTP kepada keluarga warga binaan dan hasilnya tidak memuaskan.
Pantauan Suara.com, proses pencobloasan di TPS 901 dan 902 berlangsung dengan aman dan lancar dengan pengawalan sejumlah personel.
Bahkan di bagian luar rutan tampak sejumlah personel Brimob bersenjata laras panjang terus berjaga-jaga sejak pagi.
Sementara proses pencoblosan di dalam Rutan tak ada bedanya dengan TPS di masyarakat. Warga binaan tampak diberi baju khusus selama mengikuti pencoblosan.
"Ke depan kami berharap, Rutan adalah tempat khusus dan sudah seharusnya juga diberikan aturan khsusus terkait Pemilu. Seperti salah satunya dengan NIK saja," tegas Erwin.
Kontributor: Rahmat Zikri
Tag
Berita Terkait
-
Parpol Tak Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Diusulkan Didiskualifikasi
-
Benarkah E-Voting untuk Pemilu Rawan Manipulasi? Pakar IT Ungkap Keunggulan Kertas Suara Manual
-
Geger Eks Napiter Ledakkan Lapak di Tasik, Pengamat Bongkar Celah Pengawasan yang Bolong
-
Panja Belum Bentuk, Komisi II DPR 'Diam-diam' Bahas 28 DIM RUU Pemilu
-
Nasib RUU Pemilu Digantung? Komisi II Buka-bukaan Disuruh 'Tunggu' Oleh Pimpinan DPR
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Pulang dari Malaysia, Eks PMI Asal Indramayu Sukses Bangun UMKM Berkat Dukungan BRI
-
Cekcok saat Rapat, 2 Pentolan Golkar Riau Ditantang Duel di Atas Ring Tinju
-
Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD
-
Pemuda Standing Motor Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai Kampar
-
Dari Medan Berlumpur hingga Desa Terpencil, Mantri BRI Hadir Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan