SuaraRiau.id - Jalan Lintas Timur (Sumatera) Pangkalankuras Pelalawan hingga saat ini masih tergenang banjir yang berasal dari luapan Sungai Kampar akibat hujan.
Kendaraan roda dua dan empat harus pikir-pikir melewati jalan nasional tersebut. Namun, ada saja yang nekat melintasi Jalintim Sumatera itu.
Seperti minibus yang terekam kamera nekat menerjang banjir yang tak kunjung surut.
Dalam video yang diunggah akun @galeririau, Minggu (4/2/2024), nampak mobil berwarna silver tersebut menerobos banjir yang cukup tinggi, hingga merendam seluruh rodanya.
Genangan air banjir tersebut berwarna coklat, seperti air di kawasan gambut pada umumnya.
Mobil MPV ini melaju perlahan di belakang sebuah truk besar yang bermuatan kayu-kayu kecil, seperti bahan baku kertas.
Pengemudi mobil itu tampak konsentrasi mengemudikan mobilnya di tengah genangan air, sementara rekan di sebelahnya duduk dengan mengangkat kedua kaki sembari menguras air di dalam kabin depan menggunakan sebuah ember.
Penumpang di cabin depan itu tampak tersenyum kepada perekam video sembari terus-menerus mengeluarkan air yang menggenangi bagian dalam mobil yang ditumpanginya.
Di sebelah mobil itu, tampak seorang pria dengan kaos yang bertuliskan BPBD Pelalawan berjalan perlahan, dengan gestur mengarahkan mobil itu untuk mengikuti jalur.
"nguras mobil didalam banjir di pelalawan riau," tulis pengunggah di kolom caption.
Di kolom komentar, banyak warganet yang menyoroti aksi menguras mobil ini. Salah satunya disampaikan @rik***.
"Untung gak bawa mesin atau pakai pompa air," tulisnya di kolom komentar.
"Gw tandai platnya ntar klo di jual bisa tau minusnya," imbuh @jef***.
"Biar dilihat hebat dan keren.. akhirnya merugi kan.. ikuti himbauan.." kata @irs***.
Kontributor : Anggun Alifah
Berita Terkait
-
BPBD Peringatkan Ancaman Rob di Jakarta, Puncak Pasang Laut Siang Hari
-
Skema Padat Karya Bersihkan Lumpur Banjir Padang, Warga Dapat Insentif
-
Potret Kumuh Kampung Pelangi di Selatan Jakarta: Dihantui Banjir Saat Hujan Deras
-
Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?
-
Ahli UGM Sebut Ada Indikasi Pembiaran Pemerintah dalam Penanganan Banjir Sumatra
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Exclusive Healthcare Services Prodia, Keuntungan Khusus Nasabah BRI
-
Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Worry Free
-
Polisi Tangkap 2 Pria, Amankan Minibus Angkut Ribuan Liter Pertalite di Kuansing
-
Kronologi 2 Anggota DPRD Pekanbaru Berantem di Bandara Soetta, Kok Bisa?
-
Sesama Anggota DPRD Pekanbaru Duel di Bandara Soetta, Berujung Dipolisikan