SuaraRiau.id - Pelaku pembegalan ditangkap jajaran Polres Siak usai melakukan aksinya Jalan Lintas Perawang-Siak Km 11, Kecamatan Kotogasib. Tersangka berjumlah 2 orang melakukan kejahatannya terhadap dua korban pula pada Rabu (31/1/2024) dini hari.
Kasatreskrim Polres Siak Iptu Toni Prawira mengungkap kronologi kasus kejahatan tersebut. Kedua pelaku merampok uang jutaan rupiah dengan modus mengaku anggota polisi bermodalkan senjata api mainan kepada korbannya.
"Pelaku mengaku sebagai anggota kepolisian Polsek Koto Gasib mencabut kunci motor korban dan menyuruhnya jongkok. Kemudian menodongkan senjata ke kepala pelapor dan memukul kepalanya dengan satu pucuk diduga senjata api," kata Toni dikutip dari Antara, Jumat (2/2/2024)
Pelaku menipu korbannya dengan berkata korban tersebut menyimpan narkotika jenis sabu-sabu. Dua korban pun diborgol lalu diminta naik ke sepeda motor menuju ke kafe di Km 53 Koto Gasib.
Di kafe tersebut satu orang rekan pelaku yang juga mengaku sebagai anggota kepolisian telah menunggu.
"Korban diinterogasi dua orang pelaku, terus dipukuli oleh pelaku. Kemudian salah satu dari pelaku memeriksa motor pelapor dan menemukan racun hama babi yang berada di jok motor. Pelaku mengatakan bahwa ancaman hukuman kami di atas tiga tahun dikarenakan menyimpan racun hama babi tersebut," jelas Kasatreskrim.
Kemudian korban difoto dan di video sambil sembari memegang racun hama babi tersebut. Lalu pelaku bertanya apakah ada uang di ATM dan dijawab korban ada Rp3,4 juta hingga akhirnya diminta sebanyak Rp3 juta. Akhirnya setelah mengambil uang korban diperbolehkan pulang.
Pada Rabu (31/1/2024), Tim Satreskrim Polres Siak mendapat informasi terkait keberadaan pelaku di kafe Km 53 Kotogasib dan kemudian langsung menangkap tersangka.
"Saat dilakukan penangkapan ditemukan satu pucuk mainan yang menyerupai senjata api jenis revolver di pinggang pelaku," ungkap Toni.
Pelaku AS mengakui telah melakukan kejahatan dengan PT dan diminta tersangka menunjukkan keberadaan PT, namun dalam perjalanan ia mencoba melarikan diri. AS yang mencoba kabur terpaksa dihadiahi timah panas di kakinya.
"Selanjutnya tersangka dibawa ke puskesmas terdekat untuk dilakukan pengobatan dan menetapkan daftar pencarian orang terhadap tersangka lainnya PT," tegas Iptu Toni. (Antara)
Berita Terkait
-
Update Karhutla Riau: Siak Tuntas, Kerumutan 4 Hari Tanpa Titik Api
-
Perkuat Keandalan Operasi dan Produksi Migas, PHR Resmikan Fasilitas EPF Libo GS
-
Model Ansy Jan De Vries Sebar Hoaks Dibegal Hingga Kritis, Polisi Ungkap Motifnya: Cuma Iseng
-
Heboh Selebgram AWS Jadi Korban Begal, Polisi Bongkar Fakta Sebenarnya
-
Siswa SMP di Siak Tewas saat Ujian Praktik, Hasil Penyelidikan Polisi Dinanti
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
Terkini
-
Keji, Pria Pengangguran Rudapaksa Anak Bawah Umur di Kampar
-
Tersangka Karhutla di Siak Ditangkap: Sempat Buron, Halangi Pemadaman demi Sawit
-
Jelajahi Karya Lokal di BRIZZI ARKIV, Ada di Blok M Hub!
-
Lagi dan Lagi, Pekanbaru Perpanjang Pembelajaran Daring Gegara Kabut Asap
-
Satgas Udara Gempur Karhutla Inhil dan Inhil dengan 3 Heli Water Bombing