SuaraRiau.id - PSPS Riau menghadapi Nusantara United dalam pertandingan pekan kedua Grup B babak play-off degradasi Liga 2 di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Kamis (11/1/2024) sore.
Namun laga tersebut diwarnai kericuhan usai pertandingan yang berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan Nusantara United.
Kericuhan diawali oleh aksi seorang pria yang tiba-tiba masuk ke area lapangan. Pria tersebut terlihat mencoba melompati baner iklan di pinggir lapangan, namun gagal.
Usai bangkit lagi, pria itu terlihat cekcok dengan stewards atau panitia keamanan pertandingan yang menggunakan rompi stabilo.
Pria bertopi tanpa baju itu terlihat marah-marah sambil menunjuk ke arah pemain PSPS Riau. Kemudian aksi itu diikuti pula oleh sejumlah pria bertopeng yang melompat dari arah tribun penonton.
Tak lama, mereka terlihat menumpahkan kekesalannya kepada papan-papan iklan yang terpasang di pinggir lapangan. Alhasil, baner-baner itu pun hancur.
Pria bertopeng tersebut terus masuk ke dalam lapangan hingga akhirnya memeluk Supardi Nasir, kapten PSPS Riau.
Hingga berita ini diturunkan, para pria berbaju hitam itu masih terlihat marah-marah di tengah lapangan sementara pemain PSPS Riau dan Nusantara United sudah berada di ruang ganti.
Kontributor: Rahmat Zikri
Berita Terkait
-
Insiden Horor Liga 2: Pemain Persikad Gegar Otak, PSSI Minta Komdis Bertindak Tegas
-
Kronologis Intimidasi Suporter Terhadap Pelatih PSPS Pekanbaru dan Kurniawan Dwi Yulianto
-
Kurniawan Dwi Yulianto Diintimidasi Suporter, APSSI Pasang Badan
-
Kurniawan Blak-blakan Pilih Tinggalkan Como demi Gabung Klub Liga 2 Indonesia
-
Iki Jeporo! Persijap Raih Tiket Terakhir Promosi Liga 1 2025/2026
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat
-
Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah
-
Antrean Solar Masih Mengular, Pemprov Riau Surati Pertamina Minta Tambah Kuota
-
Tak Perlu Bingung Cari Money Changer, BRI Hadir di Berbagai Lokasi Strategis
-
SF Hariyanto Panggil Wabup Kampar Buntut Tegur Guru Viralkan Sekolah Tripleks