SuaraRiau.id - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menemukan potensi sumber daya dan cadangan baru minyak dan gas (migas) di lapangan yang sudah ada (eksisting) di Blok Rokan.
Prestasi ini merupakan komitmen PHR dalam upaya memperpanjang usia Wilayah Kerja (WK) Rokan melalui kegiatan eksplorasi dengan penerapan studi dan konsep baru.
EVP Upstream Business PHR WK Rokan, Edwil Suzandi menyampaikan jika Eksplorasi PHR WK Rokan bersama dengan dukungan Subholding Upstream Pertamina dan SKK Migas terus melakukan studi dan inovasi dalam upaya eksplorasi meningkatkan jumlah produksi di Blok Rokan, termasuk studi potensi eksplorasi target dangkal.
"Salah satunya melalui studi potensi reservoir Telisa WK Rokan yang merupakan studi pemenuhan komitmen kerja pasti WK Rokan di tahun 2022," kata Edwil.
Saat ini, kata Edwil, produksi rata-rata PHR WK Rokan berkisar 160 ribu barel minyak per hari (BOPD) dari aset seluas lebih kurang 6.400 m2. PHR bergerak cepat mencari sumber daya dan cadangan baru di wilayah kerja paling produktif di Indonesia ini.
"Kami berorientasi dan fokus pada penerapan konsep dan teknologi baru di area yang sudah ada (eksisting)," kata Edwil.
Dia mengatakan, risiko dan ketidakpastian penemuan cadangan baru di wilayah kerja yang mature kini lebih dapat diprediksi.
Ladang minyak yang sudah matang juga dipandang menarik di masa yang tak menentu, mengingat investasi yang teratur dan dapat diandalkan. Diketahui, saat ini ladang minyak yang sudah tua menyumbang lebih dari 70% produksi minyak dunia.
Untuk itu, kata Edwil, Tim Eksplorasi PHR WK Rokan melakukan evaluasi kembali seluruh aspek bawah permukaan (geologi, geofisika dan reservoir) di area yang sudah ada dengan mengoptimalkan data seismik dan log sumur terdahulu melalui konsep baru interpretasi bawah permukaan.
Selain itu, PHR juga menerapkan konsep dan pemahaman baru bagi sistem generasi, akumulasi dan pemerangkapan minyak (petroleum system).
"Penerapan metode ini berhasil menambah portofolio penemuan tambahan sumber daya eksplorasi di tempat (in place) sekitar 350 juta barel minyak di formasi Telisa dan berhasil melakukan efisiensi tanpa mengeluarkan biaya investasi eksplorasi signifikan melalui pemboran sumur. Kegiatan penemuan eksplorasi lain yang saat ini telah dan sedang di maturasi dan evaluasi adalah potensi reservoir Petani, Pematang dan Basement," jelasnya.
Edwil menurutkan bahwa dalam arti yang lebih luas, penemuan ini juga menunjukkan bahwa meskipun Blok Rokan merupakan wilayah dengan hidrokarbon yang relatif matang, namun masih memiliki sisa potensi eksplorasi yang signifikan.
"Penemuan ini telah memberikan dampak yang sangat positif terhadap target temuan sumber daya baru di Rokan," ujar dia.
Edwil mengatakan, rencananya sejumlah volume sumber daya baru tersebut akan segera diserahkan dari tim Eksplorasi PHR kepada tim Pengembangan PHR untuk dapat diproduksikan dalam rangka menambah produksi migas.
"Sehingga temuan ini nantinya mampu menjaga kelangsungan pasokan energi nasional,” sebutnya.
Berita Terkait
-
Neraca Dagang RI Surplus US$3,58 Miliar, Juni Malah Defisit
-
Lampaui Target, Bahlil Bidik PNBP ESDM 2026 Lebih dari Rp136,18 Triliun
-
RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni
-
Modus Solar Subsidi Disedot dari SPBU, BPH Migas Sita 8.000 Liter
-
Proyek Gas Terbesar Mulai Dibangun, Ini Dampaknya bagi Ekonomi
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
Terkini
-
Kualitas Udara 3 Kabupaten di Riau pada Kategori Tidak Sehat
-
Prakiraan Cuaca Pekanbaru: Diguyur Hujan Ringan Hari Ini
-
Sejumlah Pejabat Polda Riau Dimutasi, Karo SDM hingga 3 Kapolres
-
Pemilik Lahan di Bengkalis Jadi Tersangka Karhutla
-
Besok, Siswa di Pekanbaru Masuk Sekolah usai Diliburkan Gegara Kabut Asap