SuaraRiau.id - Oknum camat di Siak diduga melakukan pelanggaran Pemilu dengan mengumpulkan sejumlah perwakilan dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di salah satu kedai kopi.
Oknum camat ini disebut mengarahkan untuk memilih salah satu calon legislatif alias caleg. Temuan dugaan ASN yang tidak netral tersebut terungkap dalam patroli pengawasan Pemilu.
Ketua Bawaslu Riau Alnofrizal mengungkapkan jika pelanggaran oknum camat in terjadi pada 15-16 Desember lalu. Pihaknya juga sudah menerima barang bukti.
"Ada oknum camat di Siak yang telah mengumpulkan BPD di kedai kopi. Dalam pertemuan itu ada dugaan camat mengarahkan pilih salah satu caleg. Pelanggaran terjadi pada 15-16 Desember lalu. Bahkan sejumlah barang bukti telah diterima Bawaslu termasuk rekaman," ungkap Alnofrizal, Kamis (21/12/2023).
Menurut Alnofrizal, sejumlah pihak telah dimintai keterangan dan membenarkan soal dugaan pelanggaran oknum camat di Siak ini.
"Bawaslu Siak sudah menindaklanjuti itu dan menanyakan. Hasilnya benar terkait adanya temuan dan dugaan pelanggaran tersebut, dan akan ditindaklanjuti ke KASN," ujarnya.
Alnofrizal menambahkan jika selain di Siak, pihaknya juga sudah merangkum beberapa pelanggaran juga yang dilakukan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) pejabat lain di Riau.
"Ada di Kuansing (yakni) camat, Kepala Dinas di Indragiri Hilir dan camat di Siak. Kami nanti mau tindaklanjuti. Seluruhnya kini sudah mulai ditindaklanjuti untuk dilaporkan ke Komisi ASN," tegas dia.
Bawaslu Riau pun mengingatkan agar para ASN yang lain untuk tetap netral pada Pemilu 2024 lantaran hingga saat ini masih ada ASN yang dinilai tidak netral.
Alnofrizal mengapresiasi pihak-pihak yang memberi laporan terkait adanya dugaan ketidaknetralan ASN itu.
Berita Terkait
-
Prabowo Teken Keppres Cuti Bersama 2026, Total Ada 8 Hari
-
Link ASN Digital dan Cara Login MyASN, Apa Saja Keunggulannya?
-
Cara Aktivasi MFA ASN Digital, Apa Fungsinya? Ini Panduan Lengkapnya
-
Pria Pensiunan ASN Blora yang Tendang Kucing hingga Mati Terancam Dibui
-
Sidang Korupsi Digitalisasi Pendidikan Makin Panas, Saksi Beberkan Bagi-Bagi Uang Proyek Chromebook
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
Terkini
-
Fakta-fakta Polisi Bongkar Sindikat Perdagangan Manusia di Bengkalis
-
Presiden Prabowo Minta Penertiban Baliho, Begini Kata Wali Kota Pekanbaru
-
6 Mobil Honda Bekas Keren untuk Eksekutif Muda hingga Bapak-bapak
-
Sentil Kebijakan Pajak Sawit Rp1.700/Batang, Eks DPRD Riau: Geli Dengarnya
-
Operasional New Paragon Pekanbaru Dihentikan usai Viral Pesta Waria