SuaraRiau.id - Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru, Zaini Rizaldy Saragih mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih memberikan layanan vaksinasi gratis untuk warga.
Diketahui, pemerintah akan menghentikan vaksinasi Covid-19 gratis mulai 1 Januari 2024 seiring dengan penurunan penularan virus Corona di Pekanbaru.
"Vaksinasi Covid-19 sampai hari ini masih kita layani bagi masyarakat. Hingga 31 Desember 2023, vaksinasi masih diberikan secara gratis. Tetapi, mulai tahun depan sudah tidak lagi," katanya, Senin (18/12/2023).
Fasilitas kesehatan pemerintah, termasuk RSD Madani, tetap menjadi akses untuk mendapatkan vaksinasi.
Zaini menyampaikan, meskipun vaksinasi tidak lagi gratis, masyarakat tetap bisa mendapatkan layanan tersebut. Hanya saja, pembayaran akan dibebankan kepada masyarakat.
"Jadi (biaya) dibebankan kepada masyarakat," jelasnya.
Sementara itu, menurutnya saat ini penularan Covid-19 di Pekanbaru sudah sangat landai. Meskipun sebelumnya, sempat dinyatakan satu pasien terpapar Covid-19, namun kondisi pasien dalam keadaan baik dan sedang menjalani isolasi mandiri.
"Ada kemarin memang satu orang. Sudah kita lakukan pelayanan dan pasien ini sedang menjalani isolasi. Setelah itu, kita tidak ada penambahan kasus lagi," tegas dia.
Berita Terkait
-
Tragedi Lansia di Pekanbaru: Ketika 'Mantan Keluarga' Rancang Skenario Maut Demi Harta
-
Maut di Balik Salaman Terakhir: Eks Menantu Dalangi Perampokan Sadis Lansia di Pekanbaru
-
Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap
-
Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku
-
Eks Finalis Putri Indonesia Ditangkap Buka Praktik Kecantikan Ilegal, Wajah Pasien Bernanah
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Promo Alfamart 1-15 Mei 2026, Diskon Sunscreen hingga Produk Makeup
-
Klasterisasi Pala Jadi Strategi PNM Perkuat Ekonomi Perempuan Berbasis Potensi Lokal
-
Pekanbaru Segera Kucurkan Beasiswa Rp10 M untuk Mahasiswa dan Tahfidz
-
Sawit Mitra Swadaya Riau Melemah, Harganya Turun Jadi Rp3.832 per Kg
-
Kejinya Ibu Tiri di Siak: Anak 6 Tahun Dihantam Kayu, Dilempar Bata hingga Meninggal