SuaraRiau.id - Pasangan calon presiden nomor 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka tampak menunjukkan elektabilitas.Hal ini ditunjukkan dengan mulai stabilnya memasuki dua pekan masa kampanye yakni mencapai 50,8 persen.
Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indometer Leonard SB menyampaikan jika hal ini menjadikan Pilpres berjalan hanya satu putaran.
"Elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran mulai stabil pada kisaran 50 persen lebih, sehingga dipastikan Pilpres berjalan hanya satu putaran," ujar Leonard SB dalam siaran persnya.
Angka tersebut naik tipis dari survei bulan November 2023 yang juga menembus 50,1 persen, setelah sebelumnya masih tercatat sebesar 45,3 persen pada Oktober.
Menurut paparannya, bila tidak ada perubahan yang signifikan, Pilpres 2024 dipastikan bakal berlangsung hanya dalam satu putaran.
Menurut Leonard, dukungan terhadap Prabowo-Gibran mengalami peningkatan dibandingkan pada awal keduanya mulai dipasangkan menjelang pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Hal serupa tidak dialami Ganjar Pranowo-Mahfud MD, yang mengalami penurunan elektabilitas. Dari capaian 32,8 persen pada Oktober, elektabilitas Ganjar-Mahfud turun menjadi 25,8 persen (November) dan kini tersisa 21,2 persen.
Lalu, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar yang justru meningkat elektabilitasnya dan kini unggul tipis terhadap Ganjar-Mahfud. Naik dari 15,6 persen (Oktober) menjadi 18,7 persen (November), Anies-Cak Imin kini menyodok hingga 22,0 persen.
"Selama ini Anies selalu menempati posisi juru kunci dalam pertarungan segitiga menghadapi Prabowo dan Ganjar, tetapi dalam perkembangan terbaru pasangan yang mengusung jargon perubahan itu berpotensi menjadi runner-up dalam Pilpres 2024," jelas Leonard.
Leonard menuturan jika menurunnya elektabilitas Ganjar-Mahfud bisa dijelaskan dari sulitnya pasangan tersebut menawarkan gagasan di tengah kontestasi antara visi keberlanjutan dari kubu Prabowo-Gibran dan wacana perubahan yang digaungkan Anies-Cak Imin.
Hal tersebut tercermin dalam debat pertama yang digelar KPU, dimana Prabowo tampak memposisikan diri sebagai capres petahana yang mendukung dilanjutkannya program-program Jokowi. Anies dengan retorikanya terus menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintahan.
"Ganjar yang berada di tengah-tengah tidak bisa menawarkan gagasan benar, apakah bakal tegas melanjutkan program Jokowi atau melancarkan kritik ala oposisi," lanjut Leonard.
Sebagai catatan, Ganjar-Mahfud diusung oleh PDIP yang notabene adalah bagian dari pemerintahan.
"PDIP sendiri menjadi partai pemenang selama dua pemilu berturut-turut, tetapi gayanya justru seperti oposisi terhadap Jokowi," ujar Leonard.
Serangan yang dilontarkan kubu Ganjar dan PDIP terhadap Jokowi semakin keras sejak pasangan Prabowo-Gibran melaju ke Pilpres.
Tag
Berita Terkait
-
Berlangsung Tertutup, Teddy Beberkan Pertemuan Mendadak Prabowo dan Menlu Singapura di Hambalang
-
Hasto Akui Sudah Bertemu PKS Bahas Ijazah Gibran, Singgung Pemimpin Hasil Intervensi Orang Tua
-
Pemerintah Hormati Aksi Demonstrasi Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Tangani Isu Lingkungan hingga HAM
-
Mahasiswa Saling Dorong dengan Polisi di Dukuh Atas, Massa Teriakkan Revolusi
-
Sahroni Sebut NasDem Fokus Bekerja Dukung Pemerintah, Belum Ada Perintah Soal Ijazah Gibran
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kompolnas Soroti Kasus Polisi Riau Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung
-
Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat
-
Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla
-
Bisnis Makin Dinamis, BRI Hadirkan Kemudahan Finansial Lewat Qlola Mobile
-
Sambut Sumpah Pemuda, BRI Tebar Promo Spesial untuk Nasabah