Scroll untuk membaca artikel
Eko Faizin
Kamis, 14 Desember 2023 | 12:53 WIB
Ustaz Abdul Somad dan Anies Baswedan. [Instagram UAS]

Mantan dosen UIN Suska Riau itu lalu menuliskan jika kata Anies, "Saya sejak kecil sudah sering dibawa dalam kehidupan orang tua Saya, Saya sering diajak mengajar dan rapat oleh Kakek, Nenek, Ibu, dan Bapak. Keadaan itu membuat Saya tahu banyak hal yang tidak biasa diketahui anak-anak seusia Anies. Sekaligus membiasakan Saya biasa bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang."

Ketika ditawarkan menjadi calon Gubernur DKI Jakarta, Anies meminta restu ibunya, kalau ibunya restu, Anies maju. Kalau tidak restu, Anies tidak maju dan Alhamdulillah ibunya setuju.

Kata UAS, Anies dalam bahasa Arab diantara artinya: sahabat, mudah berinteraksi, dan kelembutan. Jika nanti jadi presiden, sifat itu kata Anies "Kalau kemarin ada, insya Allah ke depan tetap ada."

"Kesempatan jam 07.00-13.00 di tanggal 14 Februari 2024 hanya Enam jam. Tapi menentukan lima tahun perjalanan bangsa. Ikut sertalah dalam memilih dan jadilah pemilih yang rasional. Bandingkan kesiapan semua calon dan bandingkan gagasan-gagasannya, setuju, pilih" pesan Anies di akhir berbincang bersama UAS.

UAS pun berpesan kepada jamaah, "Nanti 14 Februari 2024, mari berdoa, agar selamat dari bisikan setan dan serangan fajar. Jangan ambil uangnya. Dan jangan lupa sarapan pagi, agar kuat mencobloskan paku untuk memilih pasangan calon yang terbaik."

Lebih lanjut, dalam unggahan itu disebutkan dialog santai kemudian ditutup dengan makan durian dengan lemang dan sesi foto serta bertukar cinderamata. UAS pun bersyukur lantaran Anies beserta keluarga berkenan menginap di rumahnya.

Setelah itu, subuhnya, UAS melakukan salat dan zikir bersama Anies dan santriwati.

Tak lupa, UAS menghadiahkan buku zikir dan doa yang UAS susun sekaligus jelaskan cara mengamalkan zikir dan dalil-dalil zikir dan doa yang tertera dalam buku UAS.

Load More