SuaraRiau.id - Kota Pekanbaru kedatangan Calon Presiden (Capres) nomor urut 1 Anies Baswedan pada Rabu (13/12/2023).
Anies Baswedan langsung disambut ribuan pendukungnya. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menyampaikan orasi politik tentang program perubahan.
Di antaranya yang disampaikannya adalah pemberantasan korupsi, harga sembako terjangkau, perbaikan infrastruktur, perbaikan kualitas pendidikan, kesehatan, kebutuhan masyarakat terpenuhi dan pemberantasan kemiskinan.
"Sekarang ini, apakah harga bahan pokok murah apa mahal? mahal apa mahal sekali? Minyak apakah sulit didapat? Korupsi merajalela? Apa ini mau diteruskan? Kalau tidak yang kita butuhkan adalah perubahan," ucap Anies dikutip dari Antara, Rabu (13/12/2023).
Anies juga menyindir tentang kondisi Riau yang kaya akan minyak tapi masyarakat masih ada yang hidup di bawah garis kemiskinan serta masih banyak infrastruktur jalan yang rusak.
Dia mengungkapkan hal tersebut lantaran sebelumnya melihat langsung kondisi masyarakat yang hidup tidak layak di kawasan terpinggir di Jalan Budi Agung Pekanbaru.
"Riau ini kan daerah penghasil minyak tapi masyarakatnya kesulitan mendapatkan minyak. Bahkan tadi saya sempat meninjau langsung rumah warga yang kondisinya sudah tidak layak dan juga banyak jalan rusak di sini. Boleh saja kita bangun jalan tol tapi jangan lupa dengan jalan gratis yang dilalui masyarakat," ungkap Anies.
Selain itu, ia juga menyoroti harga beras dan sembako yang terus melonjak. Sementara keuntungannya tidak dirasakan oleh petani.
"Jika beras mahal tapi uangnya diterima petani saya yakin ibu dan bapak tetap ikhlas. Masalahnya bapak ibu bayar beras mahal tapi petani tidak dapat untung,uangnya hilang di tengah jalan. Banyak mafia bermain. Apakah ini mau dibiarkan atau dibasmi? Kalau mau dibasmi yang kita butuhkan perubahan bersama Amin," ucap dia.
Dalam kampanye politiknya Anies menawarkan solusi untuk melakukan perbaikan di semua bidang dimulai dari pendidikan, kesehatan, perekonomiandan kesejahteraan masyarakat.
Sementara Anies Baswedan berkampanye di Pekanbaru, Calon Wakil Presiden (Cawapres) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin berangkat menjalankan ibadah umrah di hari ke-16 kampanye Pilpres 2024 ini.
Diketahui, KPU telah menetapkan tiga pasangan capres dan cawapres sebagai peserta Pilpres 2024, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.
KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024. (Antara)
Berita Terkait
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Kembali Digelar, Polda Riau Siapkan Event Lari Terbesar di Sumatera
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Lawan di Sungai, Kawan dalam Kehidupan: Mengintip Sisi Humanis Pacu Jalur
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Tak Ada Lawan, Agung Nugroho Kembali Jadi Ketua Demokrat Riau
-
Prakiraan Cuaca Wilayah Pekanbaru dan Kota Lain di Indonesia Hari Ini
-
Dinas Pendidikan Riau: Sekolah Dilarang Tahan Ijazah, Tunggakan Dibantu Baznas
-
Terungkap Belasan Ribu Alumni SMA-SMK Negeri di Riau Belum Ambil Ijazahnya
-
Dari Sabang hingga Merauke, Pendampingan PNM Jadi Ruang Tumbuh Usaha Ibu-Ibu Prasejahtera