SuaraRiau.id - Wakil Bupati Siak Husni Merza tegaskan akan menyiapkan aturan agar dapat memecat Aparatur Sipil Negara (ASN) Siak yang masuk dalam golongan Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).
Husni Merza meminta kepada Sekda Siak Arfan Usman agar memantau dan membuat aturan sanksi dan aturan pemecatan bagi ASN yang terlibat perilaku LGBT.
Wakil Bupati menyampaikan hal tersebut saat menjadi pembina pada apel pagi rutin bersama di Halaman Kantor Bupati Siak, Senin (4/12/2023).
Menurut Husni, LGBT salah satu perbuatan dan tindakan yang menjadi sumber penyakit HIV AIDS dan jauh dari norma agama.
“Saya minta ada aturan yang mengatur kalau ada ASN yang terlibat LGBT itu dipecat. Say No to LGBT. Kami tak terima di Kabupaten Siak ini masyarakat yang seperti itu, silahkan keluar dari ASN,” ucapnya.
Ditambahkan Husni, LGBT merupakan salah satu kelompok yang pertama menyebarkan HIV AIDS, dan sejarah sudah membuktikannya.
Husni meminta agar para orangtua melakukan pengawasan terhadap anak terutama pada anaknyang terindikasi tergabung pada kelompok LGBT.
"LGBT itu sudah penyimpangan seksual, jangan nanti menjadi musibah bagi kita. Kita sudah capek bangun daerah ini, setiap awal tahun kita bershalawat tapi hilang keberkahan shalawat itu karena kelakuan-kelakuan yang dilaknat oleh Allah SWT, ini perlu menjadi perhatian kita bersama,” pinta Husni.
Lebih jauh, ia meminta Satpol PP Siak untuk giat melakukan patroli malam di setiap tempat yang mencurigakan.
Apalagi, menjelang akhir tahun menjadi sebuah kebiasaan bagi anak muda untuk melalukan pesta-pesta yang itu dekat dengan miras dan narkoba.
"Tolong dipastikan jangan sampai anak-anak kita juga ikut terjerumus dalam penyimpangan seksual ini. Saya ingin Kabupaten Siak menutup tahun dengan catatan-catatan manis, bukan catatan-catatan miris,” tegas Husni.
Dari data yang dirangkum per November 2022, sebanyak 268 orang warga Siak yang terdeteksi HIV AIDS. Dan dari jumlah tersebut ada 11 di antaranya pelajar dan mahasiswa.
Kontributor : Alfat Handri
Berita Terkait
-
Connor Storrie Negosiasi Peran Antagonis di Film Ghost Rider MCU
-
ASN Bakal Dapat Jatah WFA Selama Nataru, Ini Tanggal yang Diusulkan
-
Bukan Kopdes, Suahasil Minta Gaji PNS hingga Dana Pensiun Langsung Disalurkan ke Rekening
-
Soal Usulan Pencairan Gaji ASN Lewat Kopdes, Suahasil: Tetap Langsung dari Rekening Bank
-
Menkop Usul Gaji PNS Dibayar lewat Kopdes, Suahasil: Idealnya Langsung ke Rekening
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
11 Anggota DPRD Meranti Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga di Eks Lahan SRL
-
Tak Ada Ampun! Kapolda Riau Siapkan Sanksi Berat bagi Polisi Terlibat Narkoba
-
Ketua PP Siak Ditahan usai Jadi Tersangka Kecelakaan Tewaskan Pelajar 16 Tahun
-
KPK Limpahkan Berkas ke Jaksa, Kasus Suap Suhardiman Amby Segera Disidang
-
Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta