SuaraRiau.id - Peringatan bagi yang parkir mobil sembarangan di Pekanbaru. Petugas dari Tim UPT Perparkiran Dinas Perhubungan setempat bakal menggembosi ban kendaraan jika masih bandel parkir sembarangan.
Hal tersebut seperti yang terjadi dengan sejumlah mobil yang parkir sembarangan di Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Kamis (30/11/2023).
"Kami dari UPT Parkir kali ini giat penertiban parkir liar sepanjang Jalan Diponegoro," ujar Plh Kepala UPT Perparkiran Dinas Perhubungan Pekanbaru, Khairunnas dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com.
Dia menjelaskan bahwa pihaknya sudah berulang kali menindak pengendara yang parkir sembarangan. Petugas melakukan penindakan bersama personel dari Polresta Pekanbaru dan Kodim Pekanbaru.
"Kita bekerja sama semuanya untuk penindakan ini," ucapnya.
Sejumlah kendaraan dikembesi bannya karena masih berada di kawasan larangan itu.
Padahal terdapat tanda larangan parkir di sepanjang jalan. Selain itu, ada juga marka zig zag bercat kuning yang merupakan marka larangan parkir.
Sejumlah pengendara pun tergesa-gesa memindahkan kendaraannya dari titik larangan parkir. Namun ada juga pengguna kendaraan yang mengabaikan peringatan.
Petugas akhirnya menggembosi ban depan maupun ban belakang kendaraan itu. Mereka pun memberi peringatan kepada pengguna kendaraan agar tidak parkir di ruas jalan depan RSUD Arifin Achmad.
Sebelumnya, Dinas Perhubungan Pekanbaru sudah melayangkan surat peringatan kepada pengelola lokasi yang kerap menjadi titik parkir sembarangan. Apalagi di lokasi tersebut sudah terdapat rambu larangan.
Ada empat titik lokasi yang kerap terdapat parkir sembarangan. Pertama di depan RSUD Arifin Achmad, Jalan Diponegoro tidak boleh kendaraan parkir.
Kedua, di depan Sukaramai Trade Centre (STC), Jalan Jenderal Sudirman. Ketiga di samping Mal SKA dekat fly over tepatnya depan jalur Trans Metro Pekanbaru.
Keempat di samping gedung RS Syafira, Jalan Jenderal Sudirman. Banyak pengunjung yang tidak mendapat lokasi parkir di dalam sehingga memilih parkir di luar.
Berita Terkait
-
Ubah Area Parkir Jadi Ruang Publik, Sanur Dorong Jalan Ramah Anak
-
LEPAS Pamerkan Fitur Parkir Otomatis dan Daya Listrik V2L di Tiongkok
-
Ironi Pajak di Indonesia: Pengusaha Diperas Aturan, Parkir Liar Malah Bebas Pungutan?
-
Trotoar Karet 'Disulap' Jadi Parkiran Liar, Dishub Turun Tangan Cabut Ratusan Pentil Motor
-
Jerat Jukir Liar Pakai Pasal Pemerasan: Solusi Tuntas atau Sekadar Tambal Sulam?
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla
-
Bisnis Makin Dinamis, BRI Hadirkan Kemudahan Finansial Lewat Qlola Mobile
-
Sambut Sumpah Pemuda, BRI Tebar Promo Spesial untuk Nasabah
-
Polisi Bunuh Ibu Kandung: Dinas di Biddokkes Polda Riau, Punya Riwayat Kontrol di RSJ
-
Kapolda Riau Ungkap Polisi Idap Skizofrenia Masih Dinas, Kini Diduga Bunuh Ibu Kandung