“Kami mengimbau warga seperti ini agar tidak ada korban, mengingat ucapan Datuk Wan Said, sudah 30 tahun lebih tak ada buaya di Sungai Mempura, dan kini tiba tiba muncul buaya,” katanya.
Ditambahkan Kasipem Afri Chandra yang memang lahir dan besar di sana mengatakan kemunculan buaya ini, mesti dicarikan solusinya.
"Sebab buaya muncul tidak hanya di Sungai Mempura ini saja, tapi sejak beberapa hari terakhir muncul juga di Sungai Siak. Artinya jumlahnya tidak satu, karena ukurannya juga berbeda beda," sebutnya.
Kemudian, kata Afri, buaya yang muncul itu berwarna coklat ke kuning-kuningan dan bukan dari jenis buaya katak, tapi jenis buaya muara, bermoncong panjang.
"Semoga kita semua dilindungi Allah SWT dari segala macam bahaya," tuturnya.
Buaya di bawah Jembatan Siak
Sebelumnya, kemunculan seekor buaya di bawah Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah (TASL), Kecamatan Mempura, Sungai Siak, Siak juga menghebohkan warga.
Buaya yang diperkiran berukuran tiga meter tersebut direkam oleh salah seorang warga Mempura bernama Dona.
Sontak, video tersebut viral lantaran masyarakat ingin mengetahui besar badan buaya yang terekam di Sungai Siak tersebut.
Dona membenarkan jika video berdurasi 41 detik tersebut direkamnya pada sore hari.
"Buaya itu muncul di bawah Jembatan Siak pada Rabu (9/11/2023) sekitar pukul 17.30 WIB," katanya.
Dona saat itu sedang memancing di bawah Jembatan Siak. Lokasi itu menjadi salah satu spot favoritnya saat ia pergi memancing.
Tak disangka, tiba tiba seekor buaya muncul dari pinggiran sungai.
"Lokasi itu tempat biasa saya mancing, tiba-tiba muncul buaya itu dari pinggiran sungai dengan jarak pandang sekitar enam meter," tambah Dona.
Kejadian itu, kata Dona lebih jauh, tak lantas membuatnya panik. Kata dia, sudah kali ke dua ia melihat buaya jumbo di bawah Jembatan Siak itu.
"Saya tidak panik. Sebab udah yang kedua kalinya saya jumpa buaya besar di tempat yang sama," ucap Dona.
Berita Terkait
-
Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan
-
Bekas Klinik Peninggalan Belanda Dimanfaatkan Jadi Kebun Lidah Buaya, Nyiramnya Bisa Lewat HP
-
Ahmad Dhani Ngaku Buaya Darat, Ingat Lagi Ucapan Mulan Jameela Pernah Puluhan Kali Diselingkuhi
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Melihat Lebih Dekat Teknologi Pembakaran Sampah Jadi Listrik di Tiongkok
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing