SuaraRiau.id - Seorang pemuda berinisial J (15) asal Indragiri Hilir ditangkap usai nekat menebas leher teman dekatnya menggunakan parang saat sedang tidur pada Rabu (16/8/2023).
Pelaku diamankan di wilayah Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat.
“Pelaku J sudah kami tangkap karena telah melakukan pembunuhan berencana terhadap korban yang bernama Kecepat (30),” kata Kapolres Indragiri Hilir AKBP Norhayat Asmad dikutip dari Antara, Kamis (24/8/2023).
Kasus ini bermula saat korban ditemukan tewas membusuk di rumahnya di Kelurahan Khairiah Mandah, Kecamatan Mandah, Indragiri Hilir pada 25 Juli 2023.
“Awalnya keluarga korban tak ingin jenazah korban diautopsi, namun kami melihat ada kejanggalan terkait kematian korban. Maka kami minta jenazah untuk diautopsi dan kami lakukan penyelidikan,” ujar Kapolres Norhayat.
Setelah serangkaian penyelidikan, semua petunjuk dan saksi mengarah pada J yang merupakan teman dekat Kecepat. Tak hanya itu, diketahui J juga hilang dari Kecamatan Mandah di hari yang sama.
“Kemudian diselidiki keberadaan pelaku yang ternyata berada di wilayah Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat,” sebutnya.
Polres Indragiri Hilir pun langsung berkoordinasi dengan Polres Melawi dan langsung menangkap J.
“Setelah ditangkap pelaku mengakui telah membunuh korban dengan cara menebas leher korban saat sedang tidur di rumahnya. Pelaku juga mengambil handphone serta kalung emas milik korban,” jelas Norhayat. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Kronologi Oknum TNI Ngamuk Bawa Parang ke Rumah Warga di Palembang, Kini Berakhir Damai
-
Bocah 15 Tahun Hilang di Hutan Dlingo, HP Ditemukan di Bawah Pohon Bambu
-
MA Batalkan Hukuman Mati Ferdy Sambo di Putusan Kasasi, Respons Kejagung: Kami Pelajari Dulu
-
Oknum Polisi di Riau Terlibat Perampokan Sepasang Kekasih
-
Lemah, Anak Orangutan Dievakuasi dari Kebun Warga di Indragiri Hilir
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro