SuaraRiau.id - Sejumlah warga di Kabupaten Bengkalis disebut membongkar daging ilegal sitaan yang dimusnahkan pihak Bea Cukai.
Peristiwa penjarahan tersebut diunggah dalam sebuah video singkat oleh @bengkalisku, Senin (29/5/2023).
Pada unggahan itu, dikatakan bahwa masyarakat melakukan pembongkaran daging ilegal asal India di tempat pembuangan sampah (TPA) Kecamatan Bantan, Bengkalis.
Pemusnahan daging kerbau seberat 41,2 ton tersebut dilakukan oleh petugas Bea Cukai Bengkalis dan dibuang ke TPA tersebut.
Pada unggahan video berdurasi 1 menit 30 detik tersebut, tampak puluhan warga beramai-ramai di TPA untuk mengumpulkan daging-gading hasil pemusnahan.
Tak hanya dilakukan oleh orang dewasa, terlihat juga sejumlah anak-anak yang turut mengumpulkan bungkusan daging tersebut.
Dengan berlumuran lumpur, para warga tampak saling membantu mengumpulkan bungkus-bungkus besar berisi daging.
Meski sebuah alat berat terlihat beroperasi di sisi mereka, para warga yang mengumpulkan daging tetap tenang melakukan upaya pengumpulan daging tersebut.
"Saat ini harap waspada membeli daging sapi di Bengkalis sedagho!" kata pengunggah di kolom caption.
Video viral ini mendapat sejumlah komentar dari warganet. Salah satunya disampaikan @hep*** yang menyebut daging tersebut sudah tidak layak konsumsi.
"Sudah dipastikan tak layak konsumsi. Yang ditakut kan setelah dikonsumsi langsung meninggoy akibat bakteri/virus...tiba" jadi zombie apa nga ngeri," tulisnya di kolom komentar.
"Gara² kelakuan manusia² ini, penjual bakso,sate,daging, apalagi .? bisa kena imbasnya," imbuh @wir***.
"Prestasi dari bea cukai dalam sistem pemusnahan," ujar @ade***.
Kontributor : Anggun Alifah
Berita Terkait
-
Viral Daging Sitaan di Pembuangan Sampah Dijarah Warga, Polisi Bengkalis Sidak ke Pasar
-
Pejabat Bea Cukai Andhi Pramono Bakal Dipecat Setelah Ditetapkan Tersangka
-
Tahun Politik Bisa Ganggu Pendapatan Negara? Begini Kata Dirjen Bea Cukai
-
Ria Ricis Liburan di Tempat Pembuangan Sampah, Fotonya Dicurigai Editan
-
Dokter di Riau Nekat Gantung Diri di Tempat Praktik, Diduga karena Depresi Kehilangan Istri
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Karhutla Riau: Pasir Limau Kapas Padam, Rantau Bais, Sokoi dan Kandis Masih Membara
-
BBKSDA Riau Halau 11 Gajah yang Masuk Pemukiman, Rusak Kebun Semangka
-
Belasan Gajah Liar Masuk Perkebunan, Warga Lapor Damkar Pekanbaru
-
Gempar Anak Bupati Positif Narkoba, Pengedar Etomidate Ditangkap di Pelalawan
-
Jembatan Danau Bingkuang Arah Pekanbaru ke Bangkinang Ditutup