SuaraRiau.id - Satreskrim Polresta Pekanbaru meringkus tersangka penjambretan berinisial RR beraksi di 15 lokasi di wilayah Kota Bertuah tersebut.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Pria Budi mengungkapkan bahwa penjambret itu ditangkap pada Senin (27/3/2023).
Saat aksinya, kata Pria Budi, pelaku RR mencari korban emak-emak atau perempuan yang dinilai lebih lemah.
"Jadi pelaku ini memang sudah mengincar dan mengikuti korbannya sebelum akhirnya merampas barang-barang korban," katanya dikutip dari Antara, Kamis (30/3/2023).
Kombes Pria Budi menjelaskan jika, pelaku RR sejak Oktober 2022 telah melakukan penjambretan pada 15 lokasi di Pekanbaru.
Hal ini juga bukan kali pertama RR berurusan dengan polisi. Sebelumnya RR sempat mendekam di jeruji besi dengan kasus serupa.
Tak hanya RR, pria berinisial AS yang merupakan penadah barang curian pun turut diringkus aparat kepolisian. Berdasarkan kesaksiannya, RR telah 20 kali menjual barang kepadanya.
"Selain itu saat pengembangan, pelaku sempat melawan petugas sehingga mau tak mau dilepaskan tembakan ke kakinya," sebut Kapolresta Pekanbaru itu.
Akibat perbuatannya, RR dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjara sembilan tahun. Sedangkan AS disangkakan atas pasal 480 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara. (Antara)
Berita Terkait
-
Terekam CCTV! Aksi Nekat Emak-emak di Purwakarta Maling Baju Saat Bulan Ramadan
-
Viral Emak-Emak Ngamuk ke Polisi Gegara Anaknya Ditilang: Buka Helm, Kau!
-
Wanita di Kampar Pukuli Bayinya hingga Tewas, Bilang ke Suami sang Anak Jatuh di Kamar Mandi
-
Nasib Tragis Wanita Driver Ojol Pekanbaru, Tewas dalam Kecelakaan usai Titipkan Anak
-
Heboh Emak-emak Salat di Kereta, Videonya Picu Perdebatan Netizen
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan