SuaraRiau.id - Hujan deras yang mengguyur Pekanbaru pada Rabu (21/12/2022) membuat ratusan rumah mengalami kebanjiran.
Hujan terjadi dari malam hingga Kamis (22/12/2022) dini hari membuat 303 rumah warga juga terendam banjir.
Bahkan, satu unit rumah di Kelurahan Bencah Lesung Kecamatan Tenayanraya, hancur terbawa longsor.
Kondisi rumah hancur disapu air dan lumpur, sementara 3 orang penghuni rumah juga luka-luka sebab kejadian tersebut.
Menurut Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pekanbaru, Alan Kurnia, banjir pasca hujan deras itu mencapai ketinggian 50 cm hingga 1,5 meter.
"Ketinggian banjir beragam, mulai dari 50 cm hingga 1,5 meter, paling parah perumahan attaya di kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan Bukit Raya mencapai 1,5 meter pagi tadi," ujar Alan dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (22/12/2022).
BPDB Pekanbaru sudah melakukan pemantauan terhadap lokasi yang terdampak banjir. Bagi warga yang terdampak banjir parah dilakukan evakuasi dengan menggunakan perahu karet.
"Kita sudah lakukan peninjauan di lokasi banjir. Untuk rumah yang longsor sudah dibersihkan bersama-sama warga, kita juga dirikan tenda pengungsian bagi yang terdampak longsor dan banjir parah," jelasnya.
Alan menyampaikan, ada sembilan titik banjir pasca diguyur hujan deras tadi malam. Lima titik banjir ada di Bukitraya. Di antaranya Jalan Pandan Tangkerang Utara, Jalan Cengkeh (Perumahan Mande Vila) Tangkerang Labuai, Perumahan Fauzan, Perumahan Attaya Tangkerang Utara dan Jalan Akasia (Sungai Batak) Tangkerang Utara.
Kemudian Kecamatan Tenayanraya, Jalan Thamrin, Kelurahan Suka Maju, Jalan Hang Jebat I Kelurahan Suka Maju, RT 04/RW 08 Kelurahan Bencah Lesung. Selanjutnya satu titik di Kecamatan Sail, yakni Jalan Dwikora Kelurahan Suka Mulia.
Alan mengungkapkan pihaknya masih terus berkoordinasi dengan warga untuk memastikan penanggulangan banjir. Warga bergotong royong membersihkan puing-puing longsor dan menyiapkan tenda pengungsian bagi warga terdampak.
"Tidak ada korban jiwa, hanya satu unit rumah terbawa arus hingga ke jalan raya. BPBD Pekanbaru juga mengirimkan sejumlah perahu dan dayung," tegas dia.
Berita Terkait
-
Balas Hujatan Warganet dengan Sindiran, Rizky Billar Banjir Pujian
-
Banjir Genangi Jalanan Pekanbaru, Sebabkan Macet hingga Banyak Motor Mogok
-
Duhh! Banjir Bandang Seret Satu Keluarga di Tuban, Suami Selamat, Anak Istri Tewas
-
3 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat Ini Masuk Level Siaga Banjir dan Longsor
-
Potensi Banjir dan Sungai Meluap, Beberapa Daerah di Kaltim Diprakirakan Hujan Lebat
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih