SuaraRiau.id - Seorang remaja bernama Rudi (16) ditemukan tewas di Sungai Masjid Kelurahan Bagan Keladi, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai pada Minggu (11/12/2022).
Korban yang merupakan pemancing itu diduga diterkam buaya. Ia ditemukan sudah tak bernyawa oleh Tim Search And Rescue (SAR) gabungan Dumai.
"Rudi (16) ditemukan meninggal dunia berjarak lebih kurang 2,5 Km dari lokasi dilaporkan saat korban mendapat serangan buaya, kondisi jasad Rudi ditemukan bekas gigitan di tubuh dan kaki korban," kata Guswandi Ali Dantim Crew RB 218 Dumai dikutip dari Antara, Senin (12/12/2022).
Guswandi mengatakan, jenazah Rudi selanjutnya dievakuasi dan langsung diserahkan kepada pihak keluarganya untuk memandikan dan membersihkan korban yang selanjutnya untuk segera dimakamkan.
Guswandi menjelaskan kronologis korban diterkam buaya saat pemuda tersebut datang ke lokasi memancing pada Sabtu (10/12/2022) malam.
Kemudian saksi-saksi yang ada di lokasi melihat korban diterkam buaya dan langsung melaporkan ke Bhabinkamtibmas.
"Sejumlah warga bersama Bhabinkamtibamas sempat melakukan pencarian namun korban belum ditemukan," kata Guswandi.
Selanjutnya untuk mengoptimalkan upaya pencarian, pertolongan dan penyelamatan, Bhabinkamtibmas langsung melaporkan kepada SAR Dumai.
Guswandi mengimbau warga di sekitar bantaran sungai tersebut agar lebih berhati-hati untuk memancing guna menghindari korban jiwa dimangsa hewan melata itu.
Wilayah Kecamatan Dumai Barat dilintasi oleh dua aliran sungai besar yang ada di Kota Dumai, yaitu Sungai Masjid dan Sungai Dumai.
Panjang Sungai Masjid adalah 12 km yang melintasi kelurahan Bagan Keladi dan Kelurahan Purnama, Kota Dumai. Sedangkan Sungai Dumai membentang di Kelurahan Simpang Tiga sepanjang 1,7 km dan Pangkalan Sesai sepanjang 1,3 km. (Antara)
Berita Terkait
-
7 Tanaman Indoor yang Berbahaya bagi Kucing, Lidah Buaya hingga Sago Palm
-
Jasad Warga Pasaman Barat yang Diterkam Buaya Ditemukan Tak Utuh
-
Warga Pasaman Barat Hilang di Sungai, Diduga Diterkam Buaya
-
Buaya Muncul Tiga Kali di Sungai Gudang Agen, Warga Kian Waspada
-
Dapat Dana Hibah Amerika, Pembangunan Dermaga ke Pulau Rupat Bakal Bertambah
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pemotong Rumput asal Perawang Siak Bobol Sistem Keamanan NASA
-
Kabut Asap Karhutla: 376 Kasus ISPA di Pekanbaru Sejak Agustus 2026
-
Karhutla di Pelalawan Capai 300 Hektare, Indragiri Hulu Lebih Luas
-
Tiga Polisi di Bengkalis Demosi 3 Tahun, Patsus 30 Hari Imbas Kasus Penganiayaan
-
Pemkab Kepulauan Meranti Serahkan SK Pengakuan MHA 3 Komunitas Adat