"Sayangnya, indikator kinerja pengelolaan anggaran DTU (DAU dan DBH) di Kabupaten Kepulauan Meranti masih lebih rendah dibandingkan daerah lain di Indonesia. Nah makin terang!" ungkapnya.
Per 9 Desember 2022 Kabupaten Kepulauan Meranti baru merealisasikan belanja wajib 9,76 persen, jauh dari rata-rata secara nasional yang mencapai 33,73 persen. Yustinus menyebut kondisi ini memprihatinkan.
Kendati begitu, kata Yustinus serapan belanja Kepulauan Meranti sejak 2016 hanya 82,11 persen. Sedangkan pada 2022, per 9 Desember lalu, baru terealisasi 62,49 persen saja
"Rendahnya penyerapan menunjukkan bahwa Kab Kep Meranti belum optimal mengelola anggaran terutama dlm upaya menurunkan tingkat kemiskinan yg tinggi: 25,68 persen," paparnya.
Di akhir cuitannya, Yustinus menyarankan agar Bupati Adil memperbaiki kinerja terkait pengelolaan anggaran yang belum maksimal, daripada menebar pandangan tak berdasar.
"Saudara Bupati Meranti seharusnya terus berupaya utk memperbaiki kinerja dalam pengelolaan anggaran yg masih rendah dan pembangunan di daerah Meranti untuk kesejahteraan masyarakat daerahnya," tegas Yustinus.
Berita Terkait
-
Aset Minyak Daerah Miskin Disedot Pusat, Bupati Meranti Sebut Kemenkeu Iblis
-
Bupati Meranti Marah Dana Bagi Hasil Minyak Tak Adil, Singgung Pindah ke Malaysia
-
Dampak 'Nyanyian Sumbang' Bupati Meranti Muhammad Adil, Pakai Kemeja Kota-Kotak Anak Buah Jokowi dan Sri Mulyani Pasang Badan
-
Kronologi Bupati Meranti Ngamuk Gegara DBH Migas, Ancam Membelot Ke Malaysia Hingga Angkat Senjata
-
Stok Pertalite dan Solar di Bali Habis, Begini Jawaban Pertamina kepada Ombudsman
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Jelajahi Karya Lokal di BRIZZI ARKIV, Ada di Blok M Hub!
-
Lagi dan Lagi, Pekanbaru Perpanjang Pembelajaran Daring Gegara Kabut Asap
-
Satgas Udara Gempur Karhutla Inhil dan Inhil dengan 3 Heli Water Bombing
-
Ribuan Titik Panas Masih Kepung Sumatera, Riau Turun Drastis
-
Sopir Truk Dikeroyok di Tol Pekanbaru-Dumai, Pelaku Ditangkap