SuaraRiau.id - Beredar kabar politikus PDIP Ruhut Sitompul ditangkap aparat kepolisian terkait pernyataan kontroversialnya.
Dalam narasinya, Ruhut Sitompul diamankan lantaran kerap menyerang mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus bakal Calon Presiden 2024 dari Partai NasDem, Anies Baswedan.
Sejumlah pihak kemudian mendesak supaya Ruhut diproses pihak berwajib. Kabar itulah yang ditunjukkan lewat unggahan kanal YouTube POPULER NEWS.
Diunggah pada Selasa (22/11/2022), video berdurasi 8 menit 14 detik itu memperlihatkan potret Ruhut dikelilingi sejumlah polisi. Hingga Jumat (25/11/2022), video tersebut telah ditonton hingga 248 ribu kali.
"Akhirnya Mengaku! Pengakuan Ruhut Sitompul Bikin Se Indonesia Terkejut," begitulah judul yang tertera di thumbnail.
Sementara di kolom judul, pengunggah video mengklaim bahwa Ruhut mengaku disuruh untuk menjatuhkan Anies. Tak main-main, yang disebut menyuruhnya adalah Presiden Joko Widodo.
"Mengejutkan!! Ruhut Sitompul Mengaku Disuruh Jokowi Demi Jatuhkan Anies Baswedan!!" tulisnya.
Namun seperti apakah fakta di balik video tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, video tersebut tidak memuat konten yang selaras dengan narasinya. Pasalnya video justru fokus pada kontroversi teranyar yang dibuat Ruhut, yakni diduga mengunggah meme untuk menghina Anies.
Sebagai informasi, Ruhut mengunggah meme berisikan Anies yang mengemis untuk menjadi pembicara di Muktamar ke-48 Muhammadiyah. Namun meme ini dibantah oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dadang Kahmad yang menyatakan isu yang disebarkan Ruhut tidak benar.
Perkara ini pula yang mendominasi isi video. Narator menjelaskan unggahan Ruhut serta tanggapan pro dan kontra yang diterimanya.
Bahkan narasi ini diulang-ulang terus sepanjang durasi video, mengiringi klip yang memperlihatkan sejumlah kegiatan Ruhut dan Anies, tetapi tidak berkaitan dengan Muktamar ke-48 Muhammadiyah.
Sementara untuk thumbnail yang digunakan sulit dipastikan berasal dari mana. Namun thumbnail foto tersebut banyak digunakan untuk konten-konten dengan narasi menyesatkan seperti ini, dengan sosok pelaku yang ditangkap diganti sesuai kebutuhan pengunggah.
Sementara itu, sampai sekarang tidak ada informasi kredibel mengenai penangkapan Ruhut maupun pengakuannya soal keterlibatan Jokowi untuk menjatuhkan Anies.
KESIMPULAN
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa konten unggahan kanal YouTube POPULER NEWS itu tidak sesuai dengan narasi yang disertakan.
Berita Terkait
-
Ridwan Kamil Unggah Foto Editan Dirinya Berambut Putih, Fitra Eri: Tinggal Kerutannya Pak
-
Eks Partai NasDem Niluh Djelantik Diserang Warganet Usai Sentil Anies: Ternyata Mulutnya Mahir Menghina Juga!
-
Loyalis Anies Blunder, Sebut Ganjar Pendukung LGBT Saat Bentangkan Kain Ulos: Saya Minta Maaf..
-
Elektabilitas Ganjar Masih Moncer Usai Deklarasi Anies, Guntur Romli: Dia Idaman Rakyat Bukan Bohir
-
Kiky Saputri Ternyata Nangis-Nangis Semalaman Sebelum Roasting Anies Baswedan, Kenapa Ya?
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Assalamualaikum Masjid Dongsi Beijing, Saksi Sejarah Peradaban Islam di Tiongkok
-
Blunder SF Hariyanto Sebut MBG Bikin PAD Rendah, Mengapa Tak Dikritik Gerindra?
-
Tiga Pejabat di Siak Jadi Tersangka Pemerasan Tender Proyek
-
Mutasi Besar-besaran Jajaran Polda Riau, Berikut PJU dan Kapolres yang Diganti
-
PNM Raih Indonesia Most Trusted Companies, Bukti Patuh Tata Kelola Hulu ke Hilir