Dalam perjalanan sejarah pasca-kemerdekaan, menurut dia, Pancasila sebagai dasar negara juga dihadapkan pada berbagai tantangan yang tidak ringan.
Ketika memasuki euforia reformasi, dia mencontohkan, konstitusi telah mengalami beberapa kali amandemen. Hingga kini, lanjutnya, alam demokrasi semakin berkembang dan seolah-olah menuntut lebih banyak keterbukaan dan kebebasan.
"Dalam situasi ini, publik kerap bertanya bagaimana dan sejauh mana ideologi Pancasila memberikan panduan bagi negara dalam menyikapi ragam tantangan dunia. Namun, terlepas dari lika-liku dinamika perkembangan zaman, kita menyaksikan Pancasila tetap teguh sebagai pandu kehidupan berbangsa dan bernegara," jelasnya.
Pancasila, lanjutnya, juga tidak statis karena bukan dogma ideologi kaku; melainkan nilai-nilai luhur yang adaptif, inovatif, dan kreatif untuk menyikapi tantangan dalam beragam skala, baik regional, nasional, maupun global.
"Oleh karena itu, saya menyambut baik pelaksanaan forum ini sebagai upaya menyuburkan pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila secara konkret di tengah masyarakat, khususnya aparatur negara," tambah Maruf Amin.
Dia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan penguatan nilai-nilai Pancasila yang tercermin pada core values ASN, yaitu Ber-AKHLAK.
"Ingat itu. Jadi core values ASN adalah AKHLAK, AKHLAK itu artinya setiap ASN harus berorientasi pelayanan pada akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif, disingkatnya AKHLAK. Saya ulangi, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif, serta mampu menjalankan semboyan bangsa, melayani bangsa dengan ikhlas," tegasnya.
Di akhir sambutannya, dia pun meminta seluruh ASN yang hadir untuk berkomitmen melayani masyarakat dengan ikhlas.
"Saya minta kita semua teriak, bangsa melayani bangsa dengan ikhlas. Itu intinya, itu. Kalau sudah bisa itu, insya Allah menjadi ASN yang baik," ujar Maruf Amin.
Turut hadir dalam acara tersebut ialah Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar, Wakil Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Karjono, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Filri Bahuri, dan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Adi Suryanto. (Antara)
Berita Terkait
-
ASN Tak Boleh Telat di Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran, Wamendagri: Nggak Bisa Santai-santai!
-
Momen Lebaran, Jokowi Video Call Ma'ruf Amin: Warganet Tagih Silaturahmi ke Megawati!
-
Cak Imin Pastikan Guru yang Mengajar di Sekolah Rakyat Berstatus ASN
-
Pergub ASN Jakarta Boleh Poligami, Wamen Veronica: Tak Rugikan Perempuan, Justru Persulit Perceraian
-
Info GTK Sampaikan Update TPG: Validasi Data Guru, Rekening dan Tunjangan Sertifikasi
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Silaturahmi ke Rumah Syamsuar, Gubri Wahid: Saya Minta Tunjuk Ajar
-
5 Tahun Tak Bisa Pulang, Bu Atun Bersyukur Ada Program Mudik Gratis dari BUMN
-
Gubri Abdul Wahid Ungkap Rencana Hadapi 'Badai' Efisiensi Anggaran
-
Polda Riau Ungkap Penyebab Penikaman Polisi hingga Berujung Maut
-
BRImo Siap Mendukung Transaksi Selama Libur Lebaran 2025 Seru dan Mudah!