SuaraRiau.id - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengizinkan prajurit yang sedang menuntut ilmu di universitas di luar negeri untuk bergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia.
"Tidak apa-apa, iya, tidak apa-apa. Betul (bisa bergabung dan berbagi pengalaman dengan para anggota PPI Dunia)," kata Jenderal Andika Perkasa dalam kanal YouTube resminya dipantau dikutip dari Antara, Kamis (13/10/2022).
Panglima Andika mengatakan bahwa kesempatan menambah wawasan di luar negeri belum begitu banyak. Namun, kesempatan tersebut perlu guna menghasilkan generasi yang berwawasan dan berpendidikan.
"Makanya, saya berusaha sejak menjadi Kasad mendobelkan kesempatan ke luar negeri (bagi prajurit) walaupun belum tentu untuk bersekolah, walaupun hanya pelatihan seminggu 2 minggu, bagi saya adanya itu kenapa tidak didorong. Banyak hal baru yang dilihat di tempat baru, dan itu membuka wawasan," katanya.
Panglima TNI menyampaikan hal tersebut ketika menerima kunjungan jajaran Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia yang datang untuk bersilaturahmi.
Pertemuan tersebut membahas tentang sejarah dan tugas pokok PPI Dunia yang saat ini tersebar di 60 negara di seluruh dunia, dengan anggota lebih dari 120.000 pelajar Indonesia di luar negeri.
Koordinator PPI Dunia Faruq Ibnul Haqi menyebutkan ada harapan agar para perwira prajurit TNI yang sedang menuntut ilmu di universitas luar negeri di berbagai negara dapat bergabung dengan PPI Dunia menjadi anggota agar dapat juga memberikan kontribusi serta bertukar pikiran dengan para anggota PPI Dunia.
"Kemarin ada aspirasi dari Australia, ada pelajar yang mengambil perwira di Australia, kami mengusulkan agar bisa masuk menjadi anggota PPI," kata Faruq. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Didukung Jadi Cawapres Anies Baswedan, Reaksi Jenderal Andika Tak Terduga: Saya Enggak Pernah Ketemu!
-
Muncul Dukungan Dampingi Anies, Jenderal Andika: Saya Ingin Fokus Selesaikan Tugas Sebagai Panglima TNI
-
Panglima TNI Bertemu Jenderal Yoshida Yoshihide, Bahas Pertahanan Pantai Indonesia-Jepang
-
Terkait Dukungan jadi Cawapres Anies Baswedan pada 2024, Begini Tanggapan Jenderal Andika
-
Kasus PNS Semarang Dibakar dan Dimutilasi, Jenderal Andika: Tiga Anggota TNI Diperiksa
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih