SuaraRiau.id - Kasus dugaan pengeroyokan seorang wanita oleh oknum polwan dan ibunya di Pekanbaru menyeret sejumlah anggota BNN Riau.
Buntut dugaan penganiayaan tersebut, lima anggota BNN Riau diperiksa Propam Polda Riau. Mereka dipanggil sebagai saksi kasus yang terjadi pada Kamis 22 September 2022 lalu.
"Mereka dimintai keterangan, hanya sebagai saksi," ujar Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Selasa (27/9/2022).
Kelima anggota BNN Riau yang diperiksa itu merupakan personel Polda Riau yang diperbantukan ke badan narkotika tersebut.
Sebelumnya diketahui, Riri Aprilia Kartin menjadi korban dugaan penganiayaan oknum polwan di Pekanbaru.
Polwan berinisial Brigadir IR kini ditetapkan sebagai tersangka bersama ibunya. Brigadir IR ditahan, sementara ibunya tidak dengan sejumlah pertimbangan.
Korban Riri mengaku sempat dibawa ke Kantor BNN Riau bersama empat orang lainnya. Adanya informasi tersebut membuat Polda Riau mendalaminya.
"Kita baru mendapat informasi itu, kita akan tanyakan ke Propam," ujar Kombes Narto pada Senin 26 September 2022.
Kini Brigadir IR menjalani penahanan dan menempati tempat khusus di Mapolda Riau.
"Saat ini korban sudah ditahan dan ditempatkan di tempat khusus. Sedangkan Ibunya Yul tidak kita tahan dengan berbagai alasan," ujar Narto.
"Yul dinilai kooperatif selama menjalani proses hukum, tidak akan mengulangi perbuatannya, tidak akan merusak barang bukti serta alasan kemanusiaan, dimana ia harus merawat cucunya, yakni anak dari tersangka IDR," tegas dia.
Berita Terkait
-
Divisi Propam Periksa Polisi Penembak Buronan Kasus Pengeroyokan Hingga Hingga Tewas
-
Pejabat dan Pengurus PSSI Terduga Pengaiaya dan Penculik Wartawan Diperiksa Polisi
-
Penganiayaan Pengemudi Ojol di SPBU Majapahit Berbalas Maut
-
Geger Ibu dan Anak di Kuansing Tewas Bersimbah Darah, Diduga Dibunuh
-
Istri Driver Ojek Online Menganiaya Penumpang Suaminya Karena Cemburu Buta
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumatera, Pengaruhi Kualitas Udara Riau
-
Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis
-
BRI Tawarkan KPR Sejahtera dengan DP 1% dan Bunga Tetap Hingga 20 Tahun
-
Jaga Tubuh Makin Bugar, BRI Kartu Kredit Beri Diskon 25% untuk Minuman Boost
-
Dua Pekan, Penderita ISPA di Riau Tembus Belasan Ribu Dampak Kabut Asap