SuaraRiau.id - Video yang menyebut mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ditangkap oleh Kejaksaan Agung atau Kejagung beredar di media sosial TikTok.
Berdasarkan video berdurasi lebih dari enam menit ini, terdapat narasi sebagai berikut.
"Akhirnya di tangkap. Keputusan Sri Mulyani bulat, SBY harus dijebloskan,"
"Keputusan bulat! SBY siap-siap dijebloskan. Sri Mulyani-Kejaksaan Agung," narasi yang ada di dalam video.
Video viral itu awalnya diunggah oleh akun TikTok @abimemory45 pada Selasa (13/9/2022) lalu. Di bagian atas video, tampak sebuah foto dengan potret laki-laki mirip SBY sedang digandeng beberapa polisi.
Salah satu dari polisi tersebut terlihat memasangkan borgol ke tangan orang yang mirip dengan SBY tersebut.
Hingga kini, video unggahan tersebut telah ditonton lebih dari 2,2 juta kali. Video ini juga telah memperoleh sejumlah 39 ribu suka dan ribuan komentar dari publik.
Apakah klaim itu benar?
Penjelasan
Setelah ditelusuri, video unggahan warganet TikTok tersebut merupakan hasil suntingan.
Hingga artikel ini diunggah, tidak ada kabar mengenai peristiwa penangkapan SBY oleh Kejaksaan Agung.
Lebih lanjut, pada video tersebut hanya berisi beberapa kolase video yang digabung menjadi satu.
Melansir dari tempo.co, foto yang memperlihatkan tiga polisi sedang memborgol tangan seorang pria mirip SBY merupakan hasil suntingan dari dua foto yang berbeda.
Foto tersebut diambil dari foto yang dipublikasi oleh Pikiran Rakyat. Kemudian, untuk foto SBY diambil dari Detik.com melalui artikel berjudul Safari ke Jogja-Jateng-Jatim, SBY Bawa Bogor LavAni Latih Tanding.
Pada video ini juga terlihat momen ketika Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin muncul memberikan keterangan pers.
Namun, ST Burhanuddin tersebut memberikan keterangan pers bukan terkait penangkapan SBY. Melainkan terkait penangkapan tersangka korupsi Surya Darmadi.
Berita Terkait
-
Balas Sindiran Demokrat, Sekjen PDIP Sentil SBY Rekrut Anas Urbaningrum: Suapnya Lebih Dahsyat dari Kasus Harun Masiku!
-
Kejagung Usut Kasus Dugaan Korupsi Impor Garam di Kemenko Perekonomian
-
Bukan Sinetron Azab, Heboh Jenazah Sepi Pelayat Hanya Diantarkan Perangkat Desa
-
SBY Turun Gunung Disebut Peringatan Bapak ke Anak, Jubir Demokrat Kicep Dengar Penjelasan Adian Napitupulu
-
Jawab Pertanyaan soal Islam Dianggap Intoleransi, Habib Hesein Jafar Al Hadar: Tolaran Itu Ada Batasnya
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Polda Riau Didesak Usut Dugaan Herri Pras Lecehkan UAS dan Ustaz Adi Hidayat
-
KPK Soroti 8 Area Rawan Korupsi di Siak, Bupati Afni Diberi Waktu Tiga Bulan
-
Profil Irjen Ahrie Sonta, Kadivkum Polri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden
-
Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus
-
Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH