Scroll untuk membaca artikel
Eko Faizin
Selasa, 06 September 2022 | 10:13 WIB
Ilustrasi petani karet. [Shutterstock]

Santi bercerita, dalam sebulan, ia hanya bisa menghasilkan 200 hingga 300kg karet siap jual.

Sementara itu, ia harus menyekolahkan dua anaknya dan memenuhi kebutuhan hidupnya bersama keluarga.

"Jadi penghasilan dengan apa yang wajib dikeluarkan itu gak sepadan. Apalagi ini naik BBM pasti semua hal tambah naik," ujar Santi.

Santi berharap pemerintah serius mengurusi hal-hal yang bersentuhan secara langsung dengan masyarakat.

"Betul-betullah fikirkan nasib rakyat di bawah ini," tutur Santi.

Kontributor : Alfat Handri

Load More