SuaraRiau.id - Komedian legendaris Indonesia Eddy Gombloh meninggal dunia dan telah dimakamkan secara Kristen.
Namun, pemakaman Eddy Gombloh beberapa waktu lalu ternyata menyisakan kekecewaan bagi sang anak, Diah Pujiati.
Ia tak menyangka karena sang ayah, Eddy Gombloh dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat secara agama Kristen.
Kekecewaan Diah Pujiati ditujukan kepada istri Eddy Gombloh sekaligus ibu sambungnya, Martina Lubalu.
"Kok bisa-bisanya Papa dikubur secara Kristen. Saya enggak habis pikir di situ,” ujar Diah Pujiati di video pada kanal YouTube, Intens Investigasi dikutip dari MataMata.com.
Dia merasa geram dengan pihak keluarga sambungnya karena tidak dapat menunjukkan surat baptis yang menyatakan Eddy Gombloh beragama Kristen.
Bahkan, Diah Pujiati menantang Polsek Kalideres perkara surat baptis Eddy Gombloh.
“Setahu aku kalau orang mau dibaptis, itu pasti ada pemberitahuan ke saya,” kesal Diah Pujiati.
“Sampai kalau kalian dengar kemarin itu Kapolsek Kalideres bilang mana, surat baptis itu tidak ada waktu di pemakaman,” sambungnya.
Diah Pujiati semakin kesal oleh keluarga sambungnya tersebut karena dirinya tidak diberitahu kondisi Eddy Gombloh secara berkala menjelang kematiannya hingga Diah menerima kabar ayahnya meninggal dari media.
"Dari almarhum papa sakit sampai meninggal pun, mereka tidak pernah ada konfirmasi ke saya. Saya mendengar papa meninggal juga dari media. Sebagai anak, jujur ini membuat saya sangat kecewa,” ujar Diah Pujiati.
Diah Pujiati tidak merasa terganggu jika ayahnya benar-benar berganti kepercayaan menjadi Kristen.
Diah Pujiati mengaku semasa Eddy Gombloh masih hidup, kala dia meninggal dirinya mau jasadnya ditumpukkan menjadi satu dengan istri dan ibu kandung Diah, Subandiah.
“Jujur, bagi saya, mau agama apapun bagus. Yang jadi masalah itu, kenapa saya tidak diberitahu sudah memeluk agama lain?” kata Diah Pujiati.
Berita Terkait
-
Teddy Pardiyana Resmi Jadi Tersangka, Anak Pertanyakan Agama Eddy Gombloh
-
Curhat Anak Eddy Gombloh, Pernah Dipukul Ibu Sambung Gara-gara Uang Rp 850 Juta
-
Pengakuan Anak Minta Uang ke Eddy Gombloh, Berujung Dipukul Ibu Sambung
-
Sang Anak Tahu Eddy Gombloh Muslim, Kaget saat Lihat Ayahnya Dimakamkan Secara Kristen
-
Anak Kaget Eddy Gombloh Pindah Agama, Pertanyakan Surat Baptis
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
23 Juta Nasabah Terlayani, Dampak Bagi Keluarga Prasejahtera Semakin Nyata
-
Melihat Lebih Dekat Teknologi Pembakaran Sampah Jadi Listrik di Tiongkok
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing