SuaraRiau.id - Plh Kasat Narkoba Polres Kuansing, Ipda IS akhirnya dicopot dari jabatannya pasca menggerebek oknum anggota DPRD Kuansing berinisial RN.
Kasubbag Humas Polres Kuansing, AKP Tapip Usman membenarkan adanya pergantian Plh Kasat Narkoba Polres Kuansing.
"Sudah," ujar AKP Tapip kepada Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Senin (29/8/2022).
Tapip menyatakan penggantinya Ipda IS ialah Iptu Tommy Vara Berlin sebelumnya menjabat sebagai Kanit Lidik IV Satreskrim Polresta Pekanbaru.
Iptu Tommy Vara Berlin jadi PS Kasat Narkoba Polres Kuansing yang baru.
"Belum menghadap ke Polres," kata Tapip.
Diketahui, sebelumnya heboh pemberitaan adanya penggerebekan narkoba di salah satu rumah di Desa Kampung Jawa, Kecamatan Kuantan Hilir pada 8 Agustus 2022 lalu.
Salah satu yang diamankan adalah oknum anggota DPRD Kuansing berinisial RN. Kasus tersebut mendapatkan sorotan publik, lantaran anggota DPRD Kuansing RN tak terbukti positif narkoba.
RN pun lalu dilepas karena tidak terbukti terlibat narkoba dan hasil test urine dari keterangan polisi hasilnya juga negatif.
Selang beberapa hari setelah penggerebekan tersebut, Tim Paminal Bidang Propam Polda Riau kabarnya turun ke Kuansing. Tim Paminal Bidang Propam Polda Riau lalu memanggil Plh Kasat Narkoba Polres Kuansing, Ipda IS.
Ia diperiksa di Polda Riau terkait adanya dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan dalam melaksanakan tugas saat melakukan penggrebekan. Dalam penggerebekan tersebut satu oknum anggota DPRD Kuansing ikut diangkut.
Namun polisi tidak menemukan barang bukti narkoba di rumah itu. Hasil tes urine yang dilakukan kepada RN di Mapolres Kuansing juga negatif.
Buntut dari penggerebekan itu, Ipda IS dipanggil Paminal Bidang Propam Polda Riau.
Kapolda Riau Irjen Polisi Mohammad Iqbal mengatakan kalau pemeriksaan anak buahnya itu dilakukan atas dugaan pelanggaran etik.
Hingga kini kasus penggrebekan oknum anggota DPRD Kuansing berinisial RN masih menjadi buah bibir dan pembicaraan di tengah masyarakat. Meskipun RN sendiri di beberapa media sudah menyatakan kalau hasil test urinenya negatif.
Berita Terkait
-
Modus Baru Peredaran Pil Ekstasi di Bogor Pakai Bungkus Kopi Liong
-
Polisi Ungkap 27 Kasus Peredaran Narkoba di Banten Selama Sepekan
-
Personel Satlantas Polres Purwakarta Dites Urine, Ada Apa Ya?
-
Anggota DPRD Palembang Dipecat Karena Viral Pukul Wanita Dan 4 Berita Menarik Lainnya
-
Geger Penampakan Hantu Kuyang di Mabar Kota Medan, Polisi: 'Bahaya Narkoba Lebih Nyata'
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Ribuan Paket Sembako Didistribusikan BRI bagi Warga Desa Angseri dan Desa Sarimekar di Bali
-
Pria di Pekanbaru Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Dianiaya Senjata Tajam
-
Pemerintah Hadir bagi Masyarakat, BRI Berangkatkan 12.352 Pemudik dengan 238 Bus
-
Muhammadiyah Pekanbaru Gelar Salat Id pada 20 Maret, Ini Daftar Lokasinya
-
Puluhan Dokter Spesialis di RSUD Siak Ancam Mogok Kerja, Kenapa?