SuaraRiau.id - Puluhan ekor anjing dikurung di dalam satu kandang dengan kondisi yang tidak layak.
Hal ini dibagikan oleh akun media sosial @cintasatwariau dalam unggahan video, Kamis (11/08/2022).
Pengunggah menyebutkan bahwa tempat di video itu merupakan rumah penampungan anjing yang diduga dicuri di Kota Padang.
"Rumah Penampungan Anjing (diduga curian) utk dipotong di Kota Padang , Sumatera Barat," tulis pengunggah di kolom caption.
Anjing-anjing yang berada di rumah penampungan ini disebut akan didistribusikan ke sejumlah provinsi.
"Anjing2 yg ada di penampungan terbesar di pulau Sumatera ini akan di distribusikan ke propinsi tetangga spt Riau dan Sumut," terangnya.
Pengunggah juga mempertanyakan sertifikat kesehatan dari pihak berwenang, terkait pendistribusian ke luar provinsi.
"Yg jadi pertanyaan, apakah anjing2 melintasi perbatasan propinsi ini memiliki sertifkasi kesehatan? Dimana peran pemerintah (disnak) dlm pengawasan lalulintas HPR?" terangnya," imbuhnya.
Pada video tersebut, tampak puluhan ekor anjing yang dikurung di dalam satu ruangan kandang dengan sebuah ember bekas cat yang berisi air.
Baca Juga: Penculik Anjing Lady Gaga Divonis 6 Tahun Penjara
"Yang kehilangan ternak dalam minggu ini, lihat di belakang Asrama Haji Padang," tulisnya di dalam video.
Salah seorang warganet dengan akun @tau*** yang mengaku tinggal di Sumatera Barat menyebutkan dirinya telah beberapa kali kehilangan anjing peliharaannya.
"Anjin saya d sumatera barat d kabupaten pdng priaman udh 2 ekor ilang d curi," tulisnya di kolom komentar.
Senada dengan hal itu, pemilik akun @the*** menyebutkan bahwa memang kerap terjadi pencurian anjing di wilayah Sumatera Barat.
"banyak kejadian anjing dicuri di sumbar tp tidak tau mengadu kemana. bahkana di kab 50 kota di dekat rumah saya mereka berani ngambil anjing yg di dlm kandang. dulu anjing liar di kampungku aman. sekarang hampir tak terlihat anjing liar yg berkeliaran. dan sayang pemilik anjing hanya bisa merelakan anjingnya dicuri," paparnya.
"Apa Ngak malu aparat di tempat situ melihat hal seperti ini, bagaiamana mau maju Negara ini jika hal seperti ini aparat nya tutup Mata dan telinga," timpal @amy***.
Berita Terkait
-
Enam Bulan Pascabencana, Warga Padang Pariaman Masih Sebrangi Sungai dengan Rakit
-
Niatnya Go Green Pakai Wadah Sendiri, Eh Malah Kena 'Pajak' Tak Terduga
-
CEO Semen Padang FC Minta Maaf, Siapkan Rencana Bangkit Pasca Degradasi ke Liga 2
-
Jadwal 'Brutal' Tak Halangi Dewa United, Jan Olde Riekerink Puji Mental Banten Warriors
-
Semen Padang Dipastikan Degradasi usai Tumbang 0-1 dari Dewa United
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
SF Hariyanto Sering Disebut, Diminta Dihadirkan dalam Sidang Abdul Wahid
-
BRILink Agen Capai 1,18 Juta, Perluas Layanan Keuangan hingga Pelosok Desa
-
Holding Ultra Mikro BRI Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha di Indonesia
-
5 Moisturizer yang Cocok untuk Usia 40-an, Jadikan Kulit Kenyal dan Halus
-
4 Sepatu Lari yang Ringan dengan Perlindungan Ekstra, Harga 400 Ribuan