SuaraRiau.id - Seorang ibu rumah tangga ditemukan tewas di dalam rumah Ketua RT setempat di Kampar pada Sabtu (7/8/2022) sore. Wanita itu meruakan warga Perumahan Manunggal Jaya, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang.
Korban bernama Nelly meninggal dunia usai cekcok dengan suaminya.
Kejadian tersebut dilaporkan oleh Yasri Yanto (35) warga Perumahan Manunggal Jaya yang juga RT setempat.
Disebutkannya, Nelly datang ke rumahnya dengan ketakutan dan mengadu dipukuli sang suami.
Yasri berusaha menenangkan Nelly yang ketakutan. Sepeda motornya dimasukkan ke dalam rumah dan korban telungkup di lantai ruang tamu. Yasri pun menjemput HEN yang merupakan suami korban, namun tak ditemukan.
"Saat saya kembali ke rumah, korban masih telungkup. Saat dibangunkan dengan air pun tak sadar. Waktu dicek nadinya, tak berdetak lagi. Wajahnya sudah pucat," terangnya.
Akhirnya HEN berhasil ditemukan di sekitar Jalan Kubang Raya dan diamankan ke Polsek Tambang untuk proses selanjutnya.
Kapolsek Tambang Iptu Mardani Tohenes membenarkan kejadian ini. Pelaku mengakui perbuatannya usai dilakukan penangkapan.
Dari hasil interogasi, pelaku mengaku sempat cekcok tentang perselingkuhan korban dan melakukan kekerasan di dalam warung mereka.
"Amarah pelaku memuncak saat korban mengatakan 'Kan peristiwa itu sudah lama, kenapa diungkit lagi'. Mendengar hal itu pelaku emosi dan langsung menendang dan mendorong korban pada bagian perut, yang mengakibatkan kepala belakang korban terbentur tiang warung," terang Mardani dikutip dari Antara, Senin (8/8/2022).
Saat itu korban masih sanggup berdiri dan berjalan menuju etalase untuk mengambil sesuatu dari dalam laci. Namun pelaku langsung mendekati korban dan mendorongnya dengan kedua tangannyasehingga terbentur laci etalase.
"Korban kemudian mengambil kunci sepeda motor dan pergi melarikan diri. Saat itu pelaku sempat melihat korban pergi ke arah rumah Pak RT," tuturnya.
Dari kejadian ini polisi mengamankan barang bukti baju kaos warna coklat, celana panjang warna hitam bergaris putih dan jilbab pink. Sedangkan jasad korban telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.
"Pelaku diduga kuat melakukan tindak pidana penganiayaan atau karena kelalaiannya mengakibatkan kematian. Pelaku dijerat pasal 351 ayat (3) atau Pasal 359 KUHP," pungkas Mardani. (Antara)
Berita Terkait
-
Pria asal Medan Ditemukan Tewas di Teras Alfamart Bengkalis
-
Tega! Baru Menikah, Pria Ini Habisi Nyawa Istri di Depan Para Tamu
-
Perempuan Bersuami Ini Syok saat Ditanya Kapan Nikah Oleh Orang Tua Brondong Selingkuhannya
-
Jengkel Dituding Pelakor, Riesca Rose Bilang ke Netizen: Sebelum Menghujat Balikin ke Diri Sendiri
-
Pengakuan Ariel Tatum Pernah Diselingkuhi Pacarnya: Aku Kurang Ganteng
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Dukung Pendidikan Buah Hati, BRI Prioritas Tawarkan Benefit Eksklusif di Sequoia School
-
MBG Prasmanan Dimulai, SD Islam Asy-Syakirin Pekanbaru Jadi Percontohan
-
Ekonomi Riau Capai Rp351 Triliun, Terbesar Keenam Nasional
-
Agung Nugroho Rotasi 8 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Berikut Daftar Namanya
-
Dikaitkan Skandal Penyadapan Presiden, Pihak Abdul Wahid Laporkan Akun TikTok