SuaraRiau.id - Konvoi motor gede (moge) dengan pengawalan polisi melintasi Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang, Kampar nampaknya membuat kecemburuan sosial bagi warga.
Jalan bebas hambatan yang seharusnya hanya boleh dilewati kendaraan roda empat, namun ternyata bisa dilintasi sepeda motor alias moge.
Tak hanya itu, rombongan moge tersebut juga dikawal polisi dari Ditlantas Polda Riau. Menanggapi hal tersebut, warga pun merasa moge-moge itu diistimewakan.
Dodi, salah seorang warga Bangkinang, Kampar mengaku ingin mendapatkan perlakuan istimewa juga seperti pengendara moge yang bebas masuk tol.
"Jangan pilih kasih, kami juga ingin masuk Tol pakai motor bebek. Jangan moge saja yang diperbolehkan," ujar Dodi dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (6/7/2022).
Tidak hanya itu, Dodi juga meminta perhatian pihak pengelola Jalan Tol, Hutama Karya untuk tidak tebang pilih.
Dodi mencontohkan kendaraan dari komunitas lain yang ingin masuk Tol dan melewati jalan tol apakah mendapatkan izin dari pihak pengelola (HK).
"Jika ada komunitas motor bebek, atau vespa masuk Tol apa dapat izin dari HK. Tolong adil. Jangan karena ada pejabat di Moge mereka bebas masuk," pungkasnya.
Sebelumnya diketahui, Kabag Ops Ditlantas Polda Riau, Kompol Ruri memberikan penjelasan kenapa Moge masuk Tol Pekanbaru-Bangkinang.
"Sedikit menjelaskan bahwa jalan yang dilintasi moge adalah jalan proyek jalan tol yang masih dalam pengerjaan dan siapa saja boleh lewat dengan seizin HK," ujar Kompol Ruri, Minggu (3/7/2022).
Selanjutnya, Kompol Ruri juga menjelaskan kalau pihaknya melakukan pengawalan untuk melalui jalan tol tersebut dengan memperhatikan faktor keamanan pengguna jalan.
Adapun tujuan Moge yang melintasi Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang dan mendapatkan pengawalan polisi yakni Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.
Sekitar 4000 moge dari seluruh Indonesia ambil bagian dalam acara yang diselenggarakan sejak Kamis 30 Juni hingga Minggu 3 Juli 2022.
Hal ini diperkuat dengan pernyataan Kapolda Sumbar, sekaligus Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia (HDCI), Irjen Pol Teddy Minahasa mengklaim Event Sumatera Bike Week (SBW) 2022 di Bukittinggi.
“Event SBW 2022 dari seluruh Indonesia yang diadakan di Bukittinggi aman dan tak ada satu pun insiden," ujar Teddy, Sabtu (2/7/2022) malam.
Tag
Berita Terkait
-
Tabrak Anak Kembar Hingga Tewas, Dua Pengendara Moge Dihukum 4 Bulan Penjara
-
Komunitas Motor Matic Ingin Masuk Tol Pekanbaru-Bangkinang seperti Rombongan Moge, Boleh?
-
Besi Penyangga Menara Sutet PLN di Kampar Hilang Dicuri, Polisi Buru Pelaku
-
Konvoi Moge di Tol Pekanbaru-Bangkinang Dikawal Polisi, Warga Beri Pesan Menohok
-
Konvoi Moge Masuk Tol di Riau: Polisi Sebut Sudah Berizin, Pengelola Bilang Tak Masalah
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Bangkai Paus Terdampar di Hutan Mangrove Sungai Bahale Indragiri Hilir
-
PPPK Paruh Waktu dan Honorer Pemprov Riau Terlindungi Jaminan Sosial
-
Gepeng di Pekanbaru Banyak Pendatang, Dinsos: Bukan Cari Nafkah Tapi untuk Kaya
-
Harta Kekayaan Misharti, Wabup Kampar Disorot usai Viral Tegur Guru Honorer
-
Balita dan Lansia Pekanbaru Paling Banyak Terjangkit ISPA Akibat Kabut Asap