SuaraRiau.id - Kebakaran terjadi di Rumah Sakit (RS) Siloam Sriwijaya Palembang, Sumatera Selatan, Senin (4/7) pukul 21.45 WIB.
RS Siloam Palembang terbakar diduga dipicu oleh korsleting listrik.
Direktur RS Siloam Sriwijaya Bona Fernando di lokasi kejadian mengatakan bahwa seorang perawat sempat melihat asap keluar dari ruang poli rawat jalan di lantai dua.
Perawat tersebut secara tidak sengaja melihat asap di ruangan pelayanan di poli rawat jalan yang sudah berakhir jam operasionalnya itu.
"Sepertinya ada korsleting entah kabel terbakar, AC terbakar, atau seperti apa. Pastinya belum tahu, masih menunggu laporan tim," katanya dikutip dari Antara, Selasa (5/7/2022).
Dari kejadian tersebut, perawat dan petugas mengevakuasi para pasien berjumlah sekitar puluhan orang itu keluar dari gedung, terutama pasien rawat inap, ICU, di lantai dua, empat, dan lima.
Mereka ditempatkan di areal parkiran gedung RS yang bersebelahan dengan Stadion Bumi Sriwijaya dan Palembang Square Mal.
"Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini. Beberapa pasien sudah dibawa masuk ke ruangannya yang diutamakan yang sakit kritis," kata dia.
Sebelumnya, pasien yang terdiri atas ibu, anak-anak, dan lanjut usia dievakuasi keluar gedung, bahkan beberapa di antaranya membawa beserta ranjang, kursi roda dan terinfus. Mereka dibantu petugas keamanan, perawat, dan pengunjung lainnya.
Petugas keamanan PS Mal Okta mengaku sempat mendengar suara ledakan dan pecahan kaca dari lantai dua gedung.
"Ada ledakan dan pecahan kaca," kata dia.
Selan beberapa saat, kata dia, polisi dan pemadam kebakaran tiba mengatasi kejadian tersebut.
Dari pantauan di lokasi, masih ditemukan serpihan pecahan kaca berserakan di luar gedung berlantai delapan itu.
Aparat Polrestabes dan Polsek Ilir Barat I Palembang masih melakukan pemeriksaan mencari titik api di dalam gedung dan bersiaga. Meskipun demikian, saat ini kondisi sudah mulai kondusif. Pasien satu pe rsatu kembali ke ruangannya. (Antara)
Berita Terkait
-
Pabrik Pengolahan Minyak Goreng di Mojokerto Terbakar, Karyawan Panik Menyelamatkan Diri
-
Kerusuhan Kembali Pecah di Kawasan Babarsari, Sebuah Outlet Rusak dan Enam Motor Terbakar
-
Kendaraan Pria Ini Tiba-tiba Keluar Api Hingga Motornya Hangus, Cari Tahu Penyebabnya
-
Karhutla Terjadi di Bontang, Dugaan BPBD Masyarakat Buka Lahan dengan Cara Dibakar
-
Ledakan di Belgorod Tewaskan 3 Warga Sipil, Rusia Tuding Ukraina untuk Bertanggungjawab
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Pekanbaru Kabut Asap, Wilayah Lain Didominasi Berawan
-
Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut
-
Buronan Dugaan Korupsi Terminal Barang Dumai Ditangkap Kejagung di Aceh
-
Wacana Tol Pekanbaru-Kuansing, Hubungkan Riau dengan Sumbar
-
Rumah Sakit di Pekanbaru Dilarang Bedakan Pelayanan Pasien BPJS dan non-BPJS