SuaraRiau.id - Pemilihan Presiden atau Pilpres bakal digelar dua tahun lagi. Namun, sejumlah elite partai sudah terlihat menunjukkan persiapannya untuk beradu menyiapkan calon presiden mereka.
Politik identitas disebut bakal kembali memanaskan pertarungan capres di Pilpres 2024 mendatang.
Menurut Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari, beberapa tokoh akan mewarnai isu politik identitas tersebut.
Ia memprediksi Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Ustaz Bachtiar Nasir bakal terlibat memanaskan suhu politik identitas menjelang Pilpres 2024.
Qodari mengungkapkan bahwa gelagat UAS dapat dilihat pada pertemuan Jaringan Alumni Timur Tengah.
Dia menyatakan sosok Ustaz Abdul Somad memberi penegasan soal keinginan politiknya di kontestasi politik 2024. Ia mulanya blak-blakan, politik identitas dan polarisasi jelang Pilpres 2024 digambarkan lebih ekstrim dari tahun-tahun sebelumnya.
“Saya sampaikan warning nih ya dengan konstelasi yang ada sekarang ini maka kita harus siap-siap dengan kemungkinan polarisasi ekstrim lagi 2024 yang akan datang dengan berat hati harus disampaikan ya mumpung belum terjadi," ujar M. Qodari di acara Halal Bi Halal Komunitas Jokowi-Prabowo 2024, dikutip Hops.id--jaringan Suara.com, Senin (27/6/2022).
Selanjutnya, M Qodari menerangkan, UAS pada gilirannya akan mengambil bagian dalam urusan Pilpres 2024.
“Siapapun yang bertarung di putaran kedua pilpres pasti dimanfaatkan oleh dan akan bekerja sama dengan kelompok-kelompok identitas seperti PA 212 dan ustaz seperti Ustad Abdul Somad (UAS),” terangnya.
Hal itu ditegaskan M Qodari menyusul pernyataan politik UAS yang menginginkan merebut posisi politik di Indonesia.
“Saya eksplisit sekarang kenapa? Soalnya UAS sudah ekplisit kemarin. Dalam pertemuan Jaringan Alumni Timur Tengah Indonesia, UAS sudah mengatakan ‘kita harus merebut posisi politik’,” ujar Qodari.
Alasan lain, kata dia, UAS pernah terlibat secara terang-terangan berpihak pada salah satu pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2019 lalu.
“Tahun 2019 memang UAS sudah menunjukkan keberpihakannya dengan jelas waktu itu shake hand dengan Pak Prabowo,” jelas dia.
Selain itu, ada tokoh yang dinilai akan terlibat pula memanaskan suasana politik di masyarakat. Tokoh itu disebut adalah tokoh yang pernah berujar 2025 akan lahir Khilafah di Indonesia.
“Saya ulang ya 2025 akan lahir khilafah namanya Bachtiar Nasir, siapa Bachtiar Nasir? Tokoh PA 212," tegas M Qodari.
Tag
Berita Terkait
-
Bursa Capres: Elektabilitas Anies Teratas, Ungguli Prabowo dan Ganjar Pranowo
-
Anies Rawan Kena Framing Politik Identitas, Motifnya untuk Mencederai Citra di Mata Publik
-
Anies Baswedan Berpotensi Terkena Pembingkaian Politik Identitas, Pengamat: Siapa Saja Bisa Disasar
-
Ditanya Soal Duet Pemersatu Bangsa 2024, Ini Jawaban Ganjar Pranowo
-
Parpol Mulai Gerilya Jelang Pemilu 2024, Relawan Jokowi Ingatkan Santun Berkompetisi
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
3 Mobil Kecil Bekas untuk Pemula yang Hemat Perawatan, Kabin Lapang
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Rieche Endah Kini Permudah Transaksi Perbankan Warga Dusun di Sumbawa
-
Duduk Perkara Oknum Wartawan Peras Kepala Lapas Pekanbaru, Akhirnya Ditangkap
-
Dua Kurir Sabu 13 Kg Dibekuk di Pelabuhan Bengkalis, Hendak ke Palembang