Rekan-rekan korban mengumpulkan dana pribadi hingga meminta bantuan kepada keluarga satu marganya yang berada di Batam agar dapat mengeluarkan Doni dari rumah sakit hingga memulangkannya ke kampung halamannya.
"Saya sempat menanyakan kepada rekan-rekan satu kapal korban, mereka bilang tak punya BPJS. Bahkan tak ada santunan dan juga pihak perusahaan tak datang, jadi saya berinisiatif meminta bantuan sumbangan kepada mereka serta meminta dari keluarga tak sekandung yaitu satu marganya untuk membantu proses pemulangan jenazah," imbuhnya.
Pihak keluarga, menurut Indra cukup pasrah menunggu kehadiran Doni di kampung halamannya. Bahkan, pihak keluarga menyebutkan bahwa di akhir tahun 2022 ini tepatnya pada bulan Desember Doni akan melangsungkan pernikahannya bersama kekasihnya yang telah lama ia kenal.
"Dia mau menikah, pertama kali saya menghubungi keluarga dan meminta bantuan mereka respon mereka hanya pasrah, tak ada biaya dan mereka menanyakan kembali kepada saya terkait santunan perusahaan," ungkapnya.
Kapal Dumai Line 5 itu meledak dan terbakar di perairan Sekupang, Batam, Kepulauan Riau. Satu orang dinyatakan tewas, satu orang hilang sedangkan 7 orang lainnya dirawat dirumah sakit BP Batam.
Kapal tersebut diduga melangsungkan kegiatan Transfer Bahan Bakar secara ilegal dengan cara Ship To Ship/STS.
Informasi yang dihimpun Batamnews, kapal tersebut melangsungkan kegiatannya dengan sebuah kapal kecil, karena tepat di sebelah kapal Dumai Line 5 terdapat kapal Dumai Express 15.
Selang bahan bakar menumpang melewati kapal Dumai Express 15 untuk dapat mencapai kapal Dumai Line 5.
Doni berada di bagian mesin Dumai Express. Dia membantu selang itu karena melewati kapalnya.
Berita Terkait
-
Kapal Dumai Line 5 Meledak saat Isi BBM, Satu Kru Tewas-4 Lainnya Alami Luka Bakar
-
Kronologis Kapal Dumai Line 5 Meledak Hingga Tewaskan 1 Orang, Terbakar Saat Ingin Isi Minyak
-
Kapal Dumai Line 5 Terbakar, Satu Orang Meninggal dan Lima ABK Alami Luka Bakar
-
Gaji Kru Kapal Pesiar Ternyata Sangat Besar, Ini Syarat Agar Lolos Wawancara
-
Antisipasi Omicron, Dinkes Sumut Kirim Sampel 6 Kru Kapal
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta
-
Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan
-
Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang
-
Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik
-
Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak