SuaraRiau.id - Tersangka investasi bodong kedok arisan, Sherly Wahyuni akhirnya ditangkap di Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Sherly sempat melarikan diri dari kediamannya lantaran ditagih pertanggungjawaban oleh para member arisan.
Tersangka arisan bodong itu melahirkan saat ditahan karena saat penangkapan ia tengah hamil tua.
Sherly dibawa ke RS Harapan Bunda Batam saat masih mendekam di sel tahanan Polresta Barelang. Ia pun melahirkan secara cesar Senin (30/5/2022) lalu.
Menurut Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, penangkapan dilakukan Sabtu (14/5/2022) lalu di wilayah Bekasi, Jawa Barat.
Sherly sempat kabur setelah dicari-cari para korban yang mengalami kerugian.
Sebelumnya, sebanyak 400 orang tertipu oleh Investasi Bodong di Batam dengan total kerugian mencapai Rp 10 miliar. Sejumlah aset pribadi miliknya disita polisi.
Kasus Sherly ini mirip dengan kasus penipuan yang viral di Indonesia yakni Indra Kenz dan Doni Salmanan. Namun kali ini ruang lingkupnya di Kota Batam. Pelaku menggunakan jasa seorang selebgram terkenal di Batam untuk menjadi Brand Ambasador (BA)-nya.
Aset-aset pribadi miliknya tersebut dibeli dari uang kasus penipuan berkedok investasi sejak tahun 2019 silam. Sherly diduga menipu para member hingga. Kerugian mereka ditaksir mencapai Rp10 miliar.
"Sejak 2019 lalu ia melakukan kegiatan ini. Berawal dari arisan online hingga investasi simpan pinjam bagi hasil," ujar Kapolres dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (9/6/2022).
Kasus ini terkuak saat pembayaran yang tersendat dilakukan oleh pelaku. Akibatnya ia terus-terusan mencari korban baru untuk menutupi pembayaran tersebut.
Dari hasil penipuan yang ia lakukan, ia bisa membeli rumah di kawasan Orchard Park, Batam Kota hingga beberapa unit mobil. Bahkan asetnya tersebut masih berstatus kredit.
"Itu masih status kredit, sudah kita sita semua aset-aset yang dimiliki oleh pelaku," kata Nugroho.
Berita Terkait
-
Hadapi Perang Tarif Amerika Serikat, Ini Strategi BP Batam
-
Beda THR Ameena dari Ashanty vs Geni Faruk, Hampir Jadi Korban 'Investasi Bodong' Atta Halilintar
-
Aliansi Indonesia Youth Congress Desak Imigrasi Batam Deportasi WNA Pelaku Penganiayaan
-
Selebgram Dipolisikan Gegara Dugaan Arisan Bodong, Korban Klaim Kerugian Hingga Rp1,8 Miliar
-
Akui Pemerintah Salah Perencanaan Transmigrasi Rempang, Menteri Iftitah akan Minta Maaf Saat Lebaran
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Pungut Retribusi Sampah secara Tunai di Pekanbaru Bisa Dilaporkan
-
Syamsuar Pesan Jangan Ada 'Dua Matahari' ke Gubri Wahid, Ini Maknanya dalam Kepemimpinan
-
Rumah Didatangi Gubri Wahid, Syamsuar Ngomongin 'Dua Matahari'
-
Harga Sayuran di Pekanbaru Naik 3 Kali Lipat, Cabai Tembus Rp120.000 usai Lebaran
-
Gubri Wahid Siap Lantik Afni dan Syamsurizal Jadi Bupati-Wakil Bupati Siak