Scroll untuk membaca artikel
Eko Faizin
Senin, 16 Mei 2022 | 17:18 WIB
Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Sumatera Barat, Bank Nagari. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Sekretaris Komisi III Irwan Afriadi mengatakan laporan yang diterima Komisi III menyebutkan jumlah terbesar uang nasabah yang hilang akibat praktik skimming itu mencapai Rp60 juta dan paling sedikit Rp300 ribu.

"Saya menduga perbuatan pelaku skimming merupakan jaringan internasional. Kami dapat mengatakan bahwa ini merupakan risiko perbankan menggunakan ATM. Kasus ini juga pernah dialami bank lainnya di Indonesia," kata dia. (Antara)

Load More