SuaraRiau.id - Pemancing yang tenggelam di Dam PLTA Koto Panjang, Kampar, Riau akhirnya ditemukan. Jasadnya ditemukan mengapung di dusun Rantau Berangin oleh warga yang sedang mencari ikan.
Setelah hilang sehari, korban ditemukan tewas oleh Zulfahmi warga desa Merangin, kecamatan Kuok. Korban Tomy Ritonga (27) mengapung di aliran sungai Kampar, desa Merangin pada Rabu (4/5/2022) sekira pukul 17.45 WIB.
Pencarian telah dilakukan selama +/- 27 Jam oleh warga masyarakat, personil polsek Bangkinang Barat, polres Kampar, Basarnas, Tagana korban ditemukan +/- 3 KM dari korban pertama kali tengelam di bawah Dam PLTA Koto Panjang dekat lobang kolam desa Merangin kecamatan Kuok.
Selanjutnya dari TKP Korban di temukan di dusun Rantau Berangin Korban di bawa ke Puskesmas Kuok untuk di lakukan visum, berdasarkan hasil pemeriksaan oleh pihak puskesmas Korban dinyatakan telah meninggal dunia.
“Pukul 19.00 Wib Korban dibawa oleh pihak keluarga korban ke rumah duka di Flamboyan kec.Tapung, ” jelas Kapolres Kampar AKBP Rido Purba melalui Kapolsek Bangkinang Barat IPDA Fariq Akbar, melansir Riauonline.
Rencana pihak keluarga korban akan dikebumikan di pemakaman umum di Flamboyan kecamatanTapung.
“Pihak keluarga menerima dengan Ikhlas kepergian korban dan tidak mau dilakukan otopsi, dengan membuat surat pernyataan penolakan dilakukan otopsi, ” jelasnya.
Kronologi Peristiwa
Seperti diberitakan sebelumnya, awal kejadian ini ketika sekira pukul 12.30 WIB korban bersama 3 orang temannya (Saksi) yaitu Putra Sembiring, Junaidi dan Ramadi tiba di lobang kolam desa Merangin kecamatan Kuok.
Baca Juga: Kunjungan Wisatawan Meningkat di Riau, Waspadai Lokasi Wisata Rawan Seperti Ini
Sesampainya di lokasi korban bersama temannya langsung memancing Ikan di aliran sungai Kampar di bawah Dam Plta Koto Panjang, tepatnya di dekat lobang kolam desa Merangin kecamatan Kuok.
Karena tidak ada juga dapat Ikan, 3 orang temannya menyeberangi sungai menuju ke pulau (Batu) yang berada di tengah sungai, setelah sampai di dekat pulau (Batu) tiga orang temannya mendengar korban Tomy Ritonga minta tolong di tengah sungai.
Selanjutnya teman-temannya berenang ketengah berusaha untuk menyelamatkan korban, namun dikarenakan temannya sama-sama tidak sanggup (kelelahan) tidak bisa membantu dan melihat korban tenggelam di tengah sungai Kampar.
Lalu para saksi langsung meminta bantuan kepada warga sekitarnya, sekira pukul 14.00 WIB dilakukan pencarian oleh warga setempat di bantu anggota polsek Bangkinang Barat dengan menggunakan perahu dan mengunakan jaring ikan.
Tidak lama setelah itu, tim Tagana BPBP kabupaten Kampar tiba di lokasi (TKP) dan mulai melakukan pencarian menggunakan 1 unit perahu karet menyisir di seputaran aliran sungai Kampar.
Pencarian ini dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Kampar AKP Dadan Wardan, Kapolsek Bangkinang Barat IPDA Toriq Akbar, S.Tr.K, Dantim Basarnas Pekanbaru Dudi dan 5 Orag Personil, Ketua Bidang Operasi Tagana Kab.Kampar dan 5 Orang Personil, Personil Polres Kampar Personil Polsek Bangkinag Barat, Pihak Keluarga Korban dan dibantu oleh warga masyarakat tempatan.
Berita Terkait
-
Adaptasi yang Belum Tuntas: Dilema Film Rembulan Tenggelam di Wajahmu
-
Adaptasi yang Belum Tuntas: Dilema Film Rembulan Tenggelam di Wajahmu
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita
-
Kapolda Riau Beri Nama Nona Seroja untuk Anak Gajah di Tesso Nilo, Apa Maknanya?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan