Scroll untuk membaca artikel
Eko Faizin
Selasa, 26 April 2022 | 14:11 WIB
Tangkapan layar bocah tak mau mudik lebaran gara-gara tak ada jaringan internet. [TikTok/@asnizainal90]

SuaraRiau.id - Biasanya mudik Lebaran disambut suka cita, baik orang dewasa maupun anak-anak. Namun, berbeda dengan yang dilakukan bocah cilik alias bocil yang sedang ramai diperbincangkan ini.

Sebuah video yang menunjukkan seorang bocah menolak diajak mudik oleh orangtuanya lantaran tidak ada sinyal internet ramai beredar di TikTok.

Video bernarasi anak laki-laki tak mau mudik karena tak ada jaringan tersebut diunggah oleh akun @asnizainal90, Senin (25/4/2022) lalu.

Dalam rekaman berdurasi 20 detik tersebut diunggah dengan keterangan 'Jaringan adalah segalanya' itu bocah mengenakan kemeja kotak-kotak terlihat menangis saat digendong pria yang memakai helm.

Saat hendak dimasukkan ke dalam mobil berwarna hitam, anak tersebut memegangi pintu mobil dan enggan untuk masuk.

"Gak ada jaringan. Gak ada jaringan," teriaknya sembari menangis.

Pria berhelm yang dibantu seorang kakek yang memakai baju koko putih itu terus berusaha memasukkan sang anak ke dalam mobil sembari membujuk si anak.

Setelah berusaha, akhirnya sang anak yang masih menangis bisa dimasukkan ke dalam mobil hitam.

"Sibocil ga mau MUDIK, ga ada jaringan katanya," tulisnya, di video yang diunggah.

Terlihat sejumlah pengendara motor menunggu di latar belakang video.

Video tersebut lantas menuai berbagai komentar dari warganet.

"Iya dek gk ada jaringan tapi seru kok di rumah nenek makan terus apa yang kamu mau di turutin semua dan mama kamu gak bisa melarang," tulis salah seorang warganet di kolom komentar.

"Miris zaman sekarang dihantui oleh gadget, zaman kecil kita kalo ke rumah nenek senang minta ampun," tulis warganet lainnya.

"Bukan hanya zamannya, tapi didikan dari orangtuanya," tulis warganet menanggapi komentar tersebut.

Hingga saat ini, video tersebut telah ditonton lebih dari 2,3 juta kali dan disukai lebih dari 125 ribu kali.

Kontributor: Anggun Alifah

Load More