SuaraRiau.id - Pelabuhan internasional di Dumai direncanakan dibuka pada 11 April 2022.
Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Riau Mhd. Jahari Sitepu bersama Gubernur Riau Syamsuar masih membahas persiapan pembukaan pelabuhan tersebut.
“Kemenkumham Riau melalui Kantor Imigrasi Dumai dan pemerintah setempat telah meninjau kesiapan pelabuhan. Pada prinsipnya, Kemenkumham sangat siap dalam menyambut rencana baik ini demi pemulihan ekonomi nasional,” kata Jahari, di Pekanbaru, Jumat.
Dia mengatakan bahwa sebagai penjaga gerbang negara, Kepala Kanwil Kemenkumham Riau memastikan seluruh jajarannya akan bekerja sesuai aturan yang berlaku, penuh integritas dan profesionalitas.
Syamsuar juga sangat antusias dengan dibukanya kembali pelabuhan internasional ini.
Ia menceritakan sejak tahun 2019, pertumbuhan ekonomi Riau selalu meningkat hingga saat ini menjadi peringkat 5 nasional.
“Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Riau terus meningkat dengan banyaknya industri di Riau. Untuk itu kami mengusulkan dibukanya kembali lalu lintas internasional untuk memenuhi target tersebut. Ada 3 pelabuhan internasional yang kami usulkan dibuka yaitu Dumai, Bengkalis, dan Selatpanjang. Namun alhamdulillah, yang disetujui baru Dumai,” kata Syamsuar.
Bersama Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Siti Cholistyaningsih, Kakanwil kemudian menyampaikan undangan Seminar Keliling Kekayaan Intelektual (KI) dengan menghadirkan Menteri Hukum dan HAM RI, Menteri Dalam Negeri RI, Menteri Pertanian serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai narasumber yang akan dilaksanakan pada 13-14 April 2022 di Medan, Sumatera Utara.
Kegiatan ini juga mengundang gubernur di wilayah Sumatera, serta para kakanwil dan kadiv yankum se-Indonesia. Gubernur Riau didaulat akan menerima penghargaan karena dukungan dan partisipasinya dalam kemajuan perkembangan KI di Riau.
Baca Juga: Tiket Kapal Batam-Malaysia Habis Terjual hingga 12 April, Feri Jalan Dua Hari Sekali
“Kebetulan di saat yang sama, saya juga ada kegiatan ekonomi syariah yang dilaksanakan di Bogor. Nanti Riau juga akan mendapatkan penghargaan dari Wakil Presiden yang merupakan Ketua Harian Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah (KNEKS). Oleh sebab itu, nanti kegiatan KI di Medan akan dihadiri oleh Bapak Wakil Gubernur,” ujar Gubernur Riau pula.
Gubernur menyebutkan juga bahwa pemerintah provinsi dan daerah akan selalu mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat baik melalui UMKM serta pendaftaran hak cipta, merek dan kekayaan intelektual. [Antara]
Berita Terkait
-
Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding
-
Tak Terima Gubernur Riau Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding
-
Ada Wanita 19 Tahun di Rumah Dinas Mantan Kalapas Waingapu, Kanwil Ditjenpas Beri Klarifikasi
-
Gubernur Riau Abdul Wahid Cuma Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Belum Putuskan Ajukan Banding
-
Usut Temuan Uang di Rumah Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Kaitan dengan Kasus Abdul Wahid
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Sudah 49 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Pelalawan dan Bengkalis Terbanyak
-
Polda Riau Gagalkan Pengiriman 10 PMI Ilegal ke Malaysia, Satu Agen Ditangkap
-
Warga Pulau Burung Laporkan Penipuan Peralatan Dapur MBG Rp724 Juta
-
Karhutla Masih Mengganas di Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir
-
44 Orang Jadi Tersangka Karhutla di Riau